Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Rizki Firmansyah, penumpang KMP Cemerlang 55 yang dilaporkan terjatuh ke laut sejak Minggu (27/9/2026), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan sekitar Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Jumat (2/10/2026) sore. (Foto: Pos SAR Jembrana)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS – Upaya pencarian intensif tim SAR gabungan selama lima hari akhirnya membuahkan hasil. Rizki Firmansyah, penumpangnya KMP Cemerlang 55 yang dilaporkan terjatuh ke laut sejak Minggu (27/9/2026), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan sekitar Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Jumat (2/10/2026) sore.
Jasad warga Jombang, Jawa Timur tersebut ditemukan terapung sekitar pukul 15.10 WITA pada posisi 2,5 nautical mile (NM) arah barat dari lokasi kejadian awal (koordinat 8°07'58.74"S – 114°25'54.54"E).
Rangkaian operasi hari kelima ini sejatinya telah berlangsung sejak pagi. Pada pukul 09.15 WITA, tim bergerak dari Dermaga Teluk Waterbee mengandalkan sarana RIB 01 Gilimanuk untuk menyisir perairan, diperkuat armada Sea Rider TNI AL dan Ship Tender Polairud Polres Jembrana. Tak hanya di laut, enam personel melakukan penyisiran darat di pesisir Pantai Penginuman, didukung pemantauan udara menggunakan drone.
Setelah upaya penyisiran pagi hingga siang sempat nihil, tim membagi area pencarian pada pukul 14.20 WITA. RIB 01 menyisir ke arah selatan, sementara Ship Tender Polairud mengarah ke utara. Titik terang muncul usai informasi masuk dari Stasiun Radio Pantai (SROP) Gilimanuk mengenai temuan jasad oleh kapal jalur Nusa.
"Kami mendapat informasi dari SROP bahwa kapal jalur Nusa menemukan adanya tubuh terapung di Perairan Gilimanuk. Kebetulan tim SAR gabungan sedang menyisir ke arah utara dan langsung meluncur untuk membantu proses evakuasi," ujar Koordinator Pos SAR Jembrana, Dewa Hendri Gunawan.
Tim SAR gabungan langsung bergerak mengamankan lokasi dan mengevakuasi jasad korban menuju Teluk Waterbee pada pukul 15.30 WITA. Selanjutnya, jenazah dilarikan ke RSUD Jembrana menggunakan ambulans Dokkes Polres Jembrana guna penanganan lebih lanjut.
Keberhasilan evakuasi ini merupakan kerja keras lintas unsur yang melibatkan Pos SAR Jembrana, TNI AL Pos Gilimanuk, Polairud Polres Jembrana, Ditpolairud Polda Bali, serta Brimob Batalyon C Gilimanuk. (dik)