BALI, PERSPECTIVESNEWS- Praktisi pariwisata I Ketut Purna (John Purna-red) memberikan pendapat pribadinya terkait sosok I Putu Winastra yang dinilainya masih yang terbaik untuk memimpin ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) Provinsi Bali periode 2026-2031.
“Beliau
masih sangat layak memimpin ASITA Bali. Saya pribadi bersyukur saat beliau (Winastra-red)
bersedia maju mencalonkan diri sebagai Ketua ASITA Bali periode mendatang. Saya
melihat beliau pas menjadi representatif kami para anggota ASITA Bali yang
membutuhkan pemimpin tegas dan visioner,” ujar John saat ditemui usai Presscon Jelang
Musda DPD ASITA Bali XV, Kamis (8/10/2026).
Meski
panitia sudah memberikan waktu dari 30 September 2026 hingga 2 Oktober 2026 untuk
anggota lain yang ingin maju, namun hingga waktu berakhir, tidak ada calon lain
yang mendaftar, sehingga Putu Winastra ditetapkan sebagai calon tunggal pada
Musda yang akan digelar pada 16 Oktober 2026 mendatang.
“Sepertinya belum
ada yang siap memimpin asosiasi besar para pengusaha tours and travel yang di
Bali ini berjumlah 371 lebih pengusaha. Apalagi pariwisata menghadapi masalah
krusial dan kompleks. Sangat membutuhkan sosok pemimpin yang bijak dan visioner
untuk memajukan ASITA Bali, dan saya rasa itu masih melekat pada sosok Pak Winastra,”
sambung John, owner sejumlah bisnis pariwisata ini.
Disinggung
mengapa John tidak tertarik mencalonkan diri sebagai Ketua ASITA Bali, dengan
tersenyum John mengatakan bahwa dirinya masih konsen menjalankan tugas sebagai Manajer
Operasional DTW (Daya Tarik Wisata) Jatiluwih, Tabanan, Bali.
“Kelas saya
masih di tingkat desa. Belum layak menjadi pimpinan yang harus selalu cukup
waktu untuk membesarkan asosiasi dengan banyak tantangan. Kerja Pak Winastra
lingkupnya dunia. Jadi saya mendukung sekali jika beliau memimpin lagi. ASITA
membutuhkan figur Pak Winastra yang sudah teruji dan berpengalaman menjadi pemimpin.
Pak Winastra masih yang terbaik,” ujar John.
Sementara
itu, Ketua
Steering Committee (SC) Ketut Ardana menambahkan, figur Putu Winastra
dinilainya bagus karena banyak program kerja bisa dijalankan dengan lancar.
“Di bawah
kepemimpinan beliau, ASITA Bali semakin diperhitungkan. Undangan dari berbagai instansi
sangat masif. Didampingi 40 orang pengurus, semuanya mampu menjalankan tugas dengan
memuaskan. Bahkan berbagai program unggulan seperti BBTF (Bali and Beyond
Travel Fair), kualitas penyelenggaraannya semakin bagus, baik dilihat dari
jumlah buyers maupun sellers yang terus meningkat. Jadi kualitas kepemimpinan
Pak Winastra sudah bisa kita rasakan selama ini. Mari beri kesempatan untuk
beliau memimpin ASITA lagi,” tutup Ardana yang juga mantan Ketua ASITA Bali ini.
(lan)
