Petugas PLN memberikan informasi mengenai program PLN DASHVOLT 2.0 kepada pengunjung CFD Renon, Denpasar, Minggu (4/10/2026). (Foto: PLN)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Masyarakat yang menikmati Car Free Day (CFD) Renon, Denpasar, mendapat kesempatan mengenal lebih dekat berbagai inisiatif energi bersih dan kendaraan listrik melalui Bali Green Expo 2026, Minggu (4/10/2026).
Digelar dalam rangkaian Tumpek Wayang, kegiatan yang
diprakarsai oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)
Provinsi Bali tersebut mempertemukan berbagai pihak yang bergerak dalam
pengembangan energi bersih dan kendaraan listrik.
Bali Green Expo 2026 menghadirkan sejumlah pihak yang
bergerak di bidang energi bersih dan kendaraan listrik. Area energi bersih
diisi oleh BTI, APSA Bali, Koalisi Bali Emisi Nol Bersih yang terdiri atas
IESR, WRI, Azzura, NEXXUS, CAST Foundation, dan FAB Lab Bali, serta PLN Icon
Plus dan PLN Bali.
Sementara itu, area KBLBB diikuti 16 perusahaan yang
memperkenalkan produk dan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat.
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali turut ambil bagian
dengan membawa program PLN DASHVOLT 2.0, berupa pameran kendaraan listrik dan
test ride ALVA N3 dan Cervo X. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak
hanya mendapatkan informasi, tetapi juga berkesempatan merasakan langsung
pengalaman berkendara menggunakan kendaraan listrik.
General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim mengatakan,
pengenalan kendaraan listrik perlu dilakukan melalui interaksi langsung agar
masyarakat dapat memahami teknologi sekaligus manfaat penggunaannya.
“Transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya membutuhkan
kesiapan infrastruktur, tetapi juga pemahaman dan pengalaman masyarakat.
Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat melihat, mengenal, sekaligus
mencoba langsung kendaraan listrik sehingga memiliki gambaran yang lebih nyata
mengenai manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ajrun.
Menurut Ajrun, pengembangan ekosistem kendaraan listrik
membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku
industri, penyedia infrastruktur, komunitas, hingga masyarakat sebagai
pengguna.
“Bali memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari gaya
hidup transportasi yang lebih ramah lingkungan. Karena itu, kolaborasi lintas
sektor seperti ini penting untuk memperluas edukasi dan mendorong masyarakat
mengenal pilihan transportasi berbasis energi yang lebih bersih,” katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari pengunjung CFD yang
mendatangi area pameran, berdiskusi dengan peserta, hingga mencoba langsung
kendaraan listrik yang tersedia.
Kehadiran berbagai pelaku industri dan komunitas juga
memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi dari
berbagai perspektif mengenai perkembangan kendaraan listrik dan ekosistem
pendukungnya.
Wayan, perwakilan Indomobil yang turut berpartisipasi dalam
kegiatan tersebut, mengapresiasi kolaborasi yang melibatkan pemerintah, PLN,
agen tunggal pemegang merek (ATPM), hingga komunitas dalam memperkenalkan
kendaraan listrik kepada masyarakat.
Bali Green Expo 2026 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan
dalam menyemarakkan Tumpek Wayang sekaligus menjadi ruang pertemuan berbagai
pihak untuk memperkenalkan energi bersih kepada masyarakat. Kegiatan ini
menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem energi bersih dan kendaraan listrik
membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Melalui partisipasinya, PLN terus mendukung upaya
memperkenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat sekaligus memperkuat
ekosistem kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi menuju mobilitas
yang lebih bersih dan berkelanjutan di Bali. (lan/*)
