Sekum KONI Bali I Ketut Jagra Sunu (Foto: Humas KONI Bali)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS - KONI Provinsi
Bali menyiapkan 89 atlet untuk bertanding pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai
2026 di kawasan wisata Ancol, Jakarta Utara tanggal 21-27 November 2026.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah olahraga nasional, PON Pantai 2026
digelar secara mandiri dan dipastikan akan terjadi persaingan yang ketat
untuk mencapai prestasi dari 38 provinsi.
Sekum KONI Bali I Ketut Jagra Sunu menyatakan pada PON Pantai
pihaknya dituntut berfikir relistis karena event ini baru pertama kali dihelat
sehingga belum sepenuhnya bisa membaca kekuatan daerah lain.
“Namun kami berharap para atlet yang menjadi andalan KONI Bali
tampil maksimal dan berjuang habis-habisan untuk membawa pulang medali. Mereka
semua sudah melakukan tes kebugaran fisik dan sekarang sudah terbentu tim definitif,”
ujar I Ketut Jagra Sunu ditemui di Denpasar, Jumat (30/10/2026).
Jagra Sunu juga bilang bahwa segala persiapan sudah
dilakukan seperti administratif dan sekarang para atlet sudah melakukan latihan
secara terpusat di tengah mepetnya waktu pelaksanaan PON Pantai.
Menurut Jagra Sunu ada satu hal penting yang perlu
disampaikan bahwa ada fase babak kualifikasi dari 10 cabor salah satunya voli pasir.
“Mudah mudahan mereka bisa lolos, itu diadakan di Pusat Pelatihan
Olahraga Pelajar PPOP Ragunan Jakarta, dan jika lolos mereka langsung bias
bergeser ke Ancol,” bilangnya.
Delapan puluh sembilan
atlet potensial telah melewati serangkaian tes fisik kesehatan, dan
evaluasi ketat dari Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Bali.
Dari sekian banyak nomor yang diikuti, cabang olahraga voli
pantai dan rugby pantai diproyeksikan sebagai tumpuan utama Bali menembus
podium.
Meski tidak memasang target muluk-muluk di tengah dominasi
daerah lain, semangat “Bali Siap Datang Untuk Menang” terus digaungkan dari
ruang rapat hingga ke arena latihan.
Tanggal 21 - 27 November 2026, bilang Jagra Sunu, pasir Ancol
akan menjadi saksi bukan hanya soal kepingan medali yang diperebutkan,
melainkan pembuktian bahwa dari Pulau Dewata jiwa bahari dan sportivitas atlet Bali
sanggup berbicara di kancah nasional seperti PON Pantai 2026. (djo)
