Longsor Timbun Dua Wisatawan Glamping di Evo Park Pelaga, Tima SAR Lakukan Pencarian

 

Tim SAR gabungan melakukan pencarian dua orang pengunjung yang diduga masih terjebak di dalam material tanah longsor di area Eco Park Pelaga Glamping Retreat, kawasan Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, sejak Minggu malam (1/11/2026). (Foto: Basarnas Bali).

​BADUNG, PERSPECTIVESNEWS- Hujan deras yang mengguyur kawasan Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, sejak Minggu malam (1/11/2026) memicu bencana tanah longsor. Tebing yang berada di area Eco Park Pelaga Glamping Retreat longsor dan menimbun salah satu unit penginapan beserta dua orang pengunjung yang diduga masih terjebak di dalam material tanah.

​Peristiwa ini baru diketahui pada Senin pagi (2/11/2026) setelah pemilik penginapan, Kadek Suardika, melapor kepada otoritas terkait pada pukul 06.10 WITA. Ia mencurigai dua penginap tak sempat menyelamatkan diri saat material tebing mendadak ambrol dan menghempas bangunan tempat mereka menginap. Pihak pengelola kemudian meminta penanganan ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, keterangan resminya, Senin (2/11/2026), menjelaskan, penyelamatan awal yang dikomandoi pengelola bersama BPBD Kabupaten Badung, Camat Petang, dan Polsek Petang sempat berjalan dramatis. 

Namun, cuaca ekstrem berupa guyuran hujan deras serta medan menuju lokasi yang sangat curam memaksa tim gabungan menghentikan sementara proses pencarian demi keselamatan. 

​Merespons laporan darurat tersebut, pihak Basarnas Denpasar langsung memobilisasi satu tim rescue berkekuatan sembilan personel terlatih menuju tempat kejadian perkara (TKP).

​"Tim sudah diberangkatkan dari markas Jimbaran dan membutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam untuk menembus lokasi," tegasnya.

​"Fokus utama operasi saat ini adalah melakukan evakuasi cepat dan presisi terhadap kedua korban, sembari mengantisipasi potensi longsor susulan mengingat kondisi tanah yang masih labil," imbuhnya.

​Hingga berita ini diturunkan, operasi SAR di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat masih terus berlangsung di bawah pengawasan ketat. "Update berkala terkait nasib kedua korban akan disampaikan seiring perkembangan di lapangan," tukasnya. (dik)



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama