Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Bunda PAUD Jembrana Gusti Ketut Candrawati saat menghadiri Gebyar Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, di GOR Kresna Jvara, Jembrana, Jumat (25/8/2023). (Foto: Yogi/Humas Jembrana).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Pemkab Jembrana melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Jembrana menggelar Gebyar Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.
Kegiatan rutin tahunan ini selain dalam rangka menyambut
peserta didik baru di jenjang Satdik PAUD, juga bertujuan mengakhiri
miskonsepsi tentang pembelajaran, seperti adanya peserta didik baru jenjang SD
kelas awal harus bisa Calistung.
Acara yang dipusatkan di GOR Kresna Jvara, Jembrana ini
disambut meriah ribuan anak - anak serta undangan yang hadir, Jumat (25/8/2023).
Jumlah peserta didik yang hadir melibatkan 1.400 anak - anak
PAUD hingga SD kelas awal PKG seluruh kecamatan di Kabupaten Jembrana yang
didampingi guru dan para orang tua.
Turut hadir Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Bunda
PAUD Jembrana Gusti Ketut Candrawati, pimpinan OPD terkait, Tim Pokja Bunda
PAUD kabupaten serta Pimpinan Satdik PAUD dan SD se-Kabupaten Jembrana.
Bunda PAUD Kabupaten Jembrana, Gusti Ketut Candrawati
menyampaikan, kebijakan pemerintah tentang transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan,
salah satunya adalah mendorong kesadaran bersama akan pentingnya membangun
kemampuan pondasi pada anak secara bertahap agar manfaat baik dari pembelajaran
dapat tercapai.
"Ada 3 target perubahan dari Gerakan Transisi PAUD ke
SD yang Menyenangkan, diantaranya menghilangkan tes Calistung dari penerimaan
peserta didik baru di SD, menerapkan masa perkenalan bagi peserta didik baru
selama dua minggu pertama serta menerapkan pembelajaran yang membangun enam
kemampuan pondasi anak," ungkapnya.
Menurutnya, ketiga target tersebut sudah terlaksana dengan
baik di Kabupaten Jembrana.
"Hal ini bisa terlihat dengan partisipasi sekolah yang
mengirimkan dukungan lewat karya nyata terhadap gerakan Transisi PAUD ke SD
berupa poster yang terpasang di sekitar lokasi kegiatan, pameran alat permainan
edukatif yang membangun kemampuan pondasi, dan salah satunya adalah kegiatan
Gebyar Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan di Kabupaten Jembrana," lanjutnya.
Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, Gebyar
Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan merupakan momentum dukungan terhadap anak
usia dini dengan rentang umur 0 — 8 tahun untuk bersama meningkatkan
partisipasi dalam pemenuhan hak-hak atas anak untuk mendapatkan pendidikan yang
berkualitas.
"Masyarakat harus mendapatkan pelayanan seperti gerakan
transisi ini yang dengan target perubahannya menjadikan orang tua lega, anak
nyaman dan guru senang," ucapnya.
Dalam menyongsong Jembrana Emas 2026, dirinya mengharapkan
seluruh jajaran harus benar-benar berkomitmen menciptakan lingkungan yang baik
untuk tumbuh kembang anak yakni pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan dan
juga perlindungan.
"Mari kita mewujudkan PAUD Kabupaten Jembrana yang bahagia,
gembira kreatif, dan inovatif. Ini adalah kesempatan yang baik untuk kembali
membangkitkan gairah mewujudkan generasi unggul demi Jembrana dan Indonesia
yang akan datang. Semoga anak-anak Jembrana selalu sehat dan bahagia," harapnya.
Selain menampilkan pentas seni, acara ini juga dirangkaikan
dengan penyerahan penghargaan untuk kategori Dunia Usaha dan Dunia Industri
(DUDI) yang mendukung program PAUD Desa yang telah memberikan insentif untuk
guru PAUD terbesar pada setiap kecamatan, serta guru berdedikasi dengan masa
kerja terlama yang sudah mengabdi di dunia PAUD. (yogi/hmsj)
