Kadis PUPR Provinsi Bali Musakti Yasa Wedha menyerahkan dana punia ASN Pemprov Bali untuk keluarga kurang mampu di Kintamani, Jumat (15/8/2025) (Foto: Humas Pemprov Bali)
BANGLI,
PERSPECTIVESNEWS - Menyambut Hari Jadi ke-67 Provinsi Bali, Pemprov Bali
kembali menunjukkan kepedulian nyata kepada warga kurang mampu. Melalui program
Punia (sumbangan) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Bali, kembali disalurkan
bantuan pembangunan rumah layak huni kepada pasangan I Nyoman Gemuh dan Kadek
Ariani di Banjar Subaya, Desa Subaya, Kintamani, Bangli, Jumat (15/8/2025).
Program ini menyasar keluarga-keluarga yang hidup di bawah
garis kemiskinan dan tinggal di rumah tidak layak huni, berdasarkan data
terverifikasi dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Melalui program ini keluarga I Nyoman Gemuh memperoleh
bantuan senilai Rp50 juta yang diperuntukkan bagi pembangunan rumah layak huni.
Bantuan diserahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha, didampingi jajaran Dinas Sosial P3A Provinsi
Bali, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, perangkat
Desa Subaya, hingga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Nyoman Gemuh, yang bekerja sebagai kuli serabutan dan lebih
sering mengerjakan pekerjaan tukang bangunan, memiliki penghasilan tidak tetap
dan jauh dari kata cukup. Pendapatan yang diperoleh selain untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari istri dan seorang putrinya, juga disisihkan semampunya
untuk keperluan yadnya dan adat di lingkungannya. Kondisi ini membuat
cita-citanya membangun rumah layak huni menjadi sulit terwujud, seperti yang
diimpikan setiap orang.
Saat ini, pasangan tersebut terpaksa tinggal di gubuk sederhana
di atas tanah warisan, berada di tepi tebing cukup curam. Kondisinya
memprihatinkan: sebuah gubuk berukuran sekitar 2 x 2 meter, berdinding gedek
bambu, berlantai tanah, beratapkan seng yang bocor di beberapa bagian.
Di tempat inilah keluarga Gemuh melangsungkan seluruh
aktivitas sehari-hari, mulai tidur, memasak, membuat sarana upacara, hingga
bermain bersama putri semata wayangnya, dalam satu ruang yang jauh dari kesan
layak.
"Seperti inilah kondisi tiang, penghasilan hanya cukup untuk
makan seadanya. Tiang sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini, tiang bisa
membangun rumah yang layak, terutama untuk putri tiang. Matur suksma atas
bantuan Punia ASN yang disalurkan Pemprov Bali. Dengan ini, tiang bersama
keluarga akan bisa hidup lebih baik kedepannya," ujar Gemuh.
Kadis PUPR Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha, saat
penyerahan bantuan menyampaikan bahwa bantuan ini bukan hanya sekadar
memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga memulihkan martabat dan
semangat hidup penerimanya.
"Kami hadir di sini mewakili Pemprov Bali. Seluruh
jajaran Pemprov hadir melalui perwakilan kami untuk menyerahkan tali kasih yang
selanjutnya dimanfaatkan untuk pembangunan tempat tinggal. Semoga bermanfaat,
tidak hanya untuk membangun rumah, tetapi yang jauh lebih penting yakni
membangun keluarga yang lebih baik dan sejahtera," pungkas Kadis Nusakti.
Selain penyerahan tali kasih dari Dinas PUPR Provinsi Bali
dan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, Dinas Sosial
P3A Provinsi Bali juga turut menyerahkan bantuan paket sembako.
Dengan bantuan ini, Pemprov Bali berharap dapat
membangkitkan kepedulian kepada sesama yang membutuhkan, menghadirkan rasa
aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus memaknai
peringatan Hari Jadi ke-67 Provinsi Bali dengan aksi nyata. (lan)
