Kadek Agung dan beberapa pemain Bali United lainnya melakukan selebrasi usai mencetak gol melalui sundulan kepala ke gawang Arema FC pada laga pekan ke-16 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (4/1/2026) malam. (Foto: Alex MOBU)
GIANYAR,
PERSPECTIVESNEWS – Mengawali tahun 2026 Bali United berhasil meraih nilai
sempurna saat menjamu Arema FC pada laga pekan ke-16 Super League 2025/2026 di
Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Minggu (4/1/2026) malam.
Gol semata wayang pasukan besutan Johnny Jansen diciptakan Kadek
Agung pada menit ke-49 melalui tandukan meneruskan umpan lambung dari tengah
lapangan, memaksa kiper Arema FC Lucas Henrique Frigeri memungut bola dari
dalam gawangnya.
Dipimpin wasit dari Jepang, Kodai Yamamoto tim tamu Arema FC
besutan pelatih Marcos Vinicius Santos dengan menurunkan sejumlah pemain
asingnya seperti Valdeci Moreira, Matheus da Conceicao Nascimento, lebih dulu
berinisiatif melakukan serangan.
Meski peluang mencetak gol dimiliki oleh Arema FC, namun
tangguhnya lini pertahanan Bali United besutan pelatih Johnny Jansen yang
digalang Joao Ferrari Silva, Kadek Arel Priyatna, dan Thijmen Goppel beberapa
serangan berbahaya Arema FC mampu dimentahkan.
Mendapat serangan bertubi-tubi, para pemain Bali Untied merespons
dengan melakukan serangan balik berbahaya. Sempat terlibat saling serang, namun
hingga wasit meniup peluit tanda jeda laga, skor masih tanpa gol.
Memasuki babak kedua, kedua tim meningkatkan daya dobraknya
terutama di kubu tuan rumah yang memang menargetkan meraih poin 3 di kandang
sendiri.
Upaya ini segera membuahkan hasil ketika babak kedua baru
berjalan 4 menit tepatnya menit ke-49 I Kadek agung Widnyana Putra berhasil
membobol gawang Arema melalui tandukan meneruskan umpan lambung dari tengah
lapangan. Gol ini sontak disambut gembira para ofisial Bali United maupun ribuan
suporter fanatiknya.
Defisit satu gol, para pemain Arema mencoba meningkatkan
daya dobraknya guna menyamakan skor. Pelatih pun mengganti sejumlah pemain,
seperti memasukkan dwiki Mardiyanto dengan menarik keluar Dedik Setiawan,
kemudian memasukkan Rifat Marasabessy menggantikan Bayu Setiawan. Kemudian
menarik keluar pemain bertahan Ihsan Lestaluhu dan memasukkan pemain menyerang
Dendi Santoso.
Masuknya ketiga pemain tersebut sesaat memberi warna
tersendiri terhadap penyerangan Arema, tetapi lagi-lagi karena tangguhnya pertahanan
Bali United, serangan Arema berhasil dimentahkan, dan hingga laga pungkas,
keunggulan tipis 1-0 Bali United atas Arema tetap bertahan. (djo)
