Perspectives News

Dupa Jatuh, Rumah Warga di Melaya Hangus

 

Petugas Damkar Jembrana memadamkan api di rumah milik Ni Ketut Narti (61), seorang buruh panggul kelapa asal Banjar Melaya Tengah Kaja, Desa Melaya, Jembrana, Rabu (28/1/2026). (Foto: Polsek Melaya)

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS-Nasib malang menimpa Ni Ketut Narti (61), seorang buruh panggul kelapa asal Banjar Melaya Tengah Kaja, Desa Melaya, Jembrana. Rumah berukuran 5x7 meter miliknya hangus dilalap si jago merah pada Rabu (28/1/2026) pagi, saat dirinya tengah bekerja.

​Kapolsek Melaya, Kompol I Ketut Sukadana menjelaskan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WITA. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diduga kuat berasal dari dupa sembahyang yang terjatuh ke atas tempat tidur.

​Peristiwa bermula ketika anak korban melaksanakan ibadah (mebanten) di dalam rumah sekitar pukul 10.00 WITA. Tak lama berselang, rumah ditinggal dalam keadaan kosong karena anak korban pergi membeli buah.

​Saksi mata, I Made Sastra Wirama, yang sedang duduk di teras rumahnya, tiba-tiba melihat kepulan asap tebal keluar dari jendela rumah korban. Sontak, ia berteriak meminta tolong hingga warga sekitar berdatangan untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.

​"Dua unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.10 WITA," ujar Kompol I Ketut Sukadana.

​Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 70.000.000. Selain struktur bangunan, sejumlah barang berharga ikut ludes terbakar, antara lain, ​sertifikat tanah dan ijazah, ​BPKB sepeda motor, perhiasan emas seberat 6 gram serta ​uang tunai, barang elektronik, dan pakaian.

​Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Sejauh ini, korban memilih untuk tidak melaporkan kejadian tersebut secara resmi dan menerimanya sebagai musibah. (dik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama