JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS-
Upaya meningkatkan efisiensi anggaran dan memudahkan pengelolaan aset daerah
terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Jembrana. Salah satunya melalui kebijakan
sentralisasi kendaraan operasional perangkat daerah.
Kebijakan
ini bertujuan mempermudah pemeliharaan, pengawasan, serta optimalisasi
pemanfaatan kendaraan dinas agar lebih efektif dan tepat guna.
Dengan
sistem sentralisasi, pengaturan penggunaan kendaraan operasional dapat
disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.
Selain
memudahkan perawatan, langkah ini juga diharapkan mampu menekan biaya
operasional khususnya bahan bakar minyak, termasuk pengeluaran untuk perbaikan,
perawatan rutin, serta pengadaan kendaraan baru.
Pengelolaan
yang terpusat dinilai lebih efisien dan transparan.
Sekda I Made
Budiasa menegaskan, sentralisasi kendaraan operasional tidak akan menghambat
kinerja perangkat daerah.
Sebaliknya,
sistem ini justru mendukung pelayanan kepada masyarakat agar tetap berjalan
optimal dengan pengelolaan aset yang lebih tertib dan terukur.
Ia juga
menambahkan dalam mendukung sentralisasi kendaraaan operasional ini dan
memudahkan OPD dalam peminjaman kendaraan, Pemkab Jembrana melalui Dinas
Kominfo Jembrana juga telah meluncurkan aplikasi SIKENDI.
"Dengan
diterapkan SIKENDI menjadi langkah penting mewujudkan pengelolaan aset daerah
yang tertib dan berbasis digital serta memudahkan bagi para OPD yang akan
meminjam kendaraan operasional, karena alurnya sudah dijelaskan disana,"
ungkap Sekda Budiasa saat tatap muka bersama Paguyuban Sopir Pemkab Jembrana di
Ruang Rapat Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana, Jumat (9/1/2026).
Ke depan,
kebijakan ini akan terus dievaluasi guna memastikan efektivitas pelaksanaannya
serta memberikan manfaat maksimal bagi tata kelola pemerintahan dan keuangan
daerah. (humasJ)
