Pegadaian Kanwil VII Denpasar meresmikan TGCL kerjasama dengan UNUD, Kamis (29/1/2026), di Gedung Perpustakaan UNUD, Kampus Jimbaran, Badung, Bali. (Foto: Ist)
BALI,
PERSPECTIVESNEWS- Pegadaian
Kanwil VII Denpasar meresmikan The Gade Creative Lounge (TGCL) Universitas
Udayana (UNUD), pada Kamis (29/1/2026), di Gedung Perpustakaan UNUD, Kampus Jimbaran.
Dalam peresmian TGCL yang ditandai dengan pemotongan pita bersama oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar (Bali-Nusra) Edy Purwanto dan Rektor UNUD Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, ST., Ph.D, juga dihadiri Dr. drh. Luh Ayu Aryani, M.P mewakili Gubernur Bali .
TGCL menurut
Edy Purwanto, merupakan co-working space yang menjadi wahana untuk para civitas
akademika menuangkan ide dan kreativitasnya sehingga nanti diharapkan akan
muncul creativity-creativity baru yang berguna bagi kampus dan Bali pada
umumnya.
“Sampai saat
ini sudah berdiri 26 TGCl dan ditargetkan tahun ini menjadi 33 TGCL. Dan
kehadiran TGCL di Unud ini menandai langkah penting dimana TGCL yang merupakan
ruang kolaboratif ini nantinya, membawa dampak kemanfaatan bagi kampus dan Bali.
Seperti tadi sempat disampaikan Bapak Rektor UNUD tentang bagaimana ada
penelitian mengolah sampah di kampus. Dan insyaallah rencana tersebut nantinya
akan segera bisa bergulir,” terang Edy Purwanto.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar (Bali-Nusra) Edy Purwanto. (Foto: lan)
Dikatakan
Edy Purwanto, sejalan dengan komitmen PT Pegadaian terhadap pembangunan
berkelanjutan, adanya TGCL ini, ada relevansinya terhadap pencapaian Asta Cita Indonesia
yakni tujuan pembangunan berkelanjutan khususnya mendukung peningkatan kualitas
pendidikan dengan mendorong terciptanya literasi keuangan, kewirausahaan yang
inklusif serta inovasi-inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Inklusi seperti
apa yang bisa dikembangkan di TGCL?, Edy Purwanto menjelaskan, Pegadaian telah mengembangkan
jaringan/channel penjualan atau pemasaran (agen) ke seluruh masyarakat. Jika
nanti ada dari TGCl muncul koperasi mahasiswa atau komunitas di dalamnya yang ingin
terlibat langsung dengan literasi dan inklusi keuangan dengan menjadi agen
pegadaian, pihaknya membuka diri.
“Ada keuntungan
yang didapat, yakni literasi keuangan di kampus akan cepat merata termasuk
insentif (return) yang didapat saat menjadi agen pegadaian. Dan
Pegadaian memberikan award bagi agen-agen nasional yang berhasil. Ada
Umroh, liburan ke luar negeri, wisata rohani, emas dan sebagainya. Kami berharap
TGCL dimanfaatkan secara optimal, dirawat dan digunakan sebagaimana mestinya,”
ujar Edy Purwanto lagi.
Pegadaian,
sebut Edy Purwanto, menawarkan berbagai program menarik bagi mahasiswa yakni tabungan
emas. Dengan tabungan Rp 10.000, bisa mendapatkan produk tesebut dengan mudah,
demikian pula dengan produk KUR Syariah dari BRI tanpa jaminan serta pembiayaan
lain seperti kredit kendaraan dan sebagainya yang disiapkan dengan konsep
syariah.
“Tujuan
akhir kami dengan adanya TGCL ini, ingin mendorong terciptanya masyarakat yang
lebih mandiri secara finansial dan terlindungi dari pinjaman daring (Pindar) dan
investasi bodong,” tutup Edy Purwanto. (lan)

