Rutan Negara berpartisipasi dalam program Panen Raya Serentak Pemasyarakatan secara virtual, pada Kamis (15/1/2026). (Foto:Humas Rutan)
JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menunjukkan
bahwa jeruji besi bukan penghalang untuk berkontribusi bagi negeri.
Melalui
program Panen Raya Serentak Pemasyarakatan pada Kamis (15/1/2026), Rutan Negara
menyumbangkan ratusan butir telur hasil peternakan warga binaan untuk membantu
korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan
yang terpusat di Lapas Kelas I Cirebon ini diikuti secara virtual oleh seluruh
Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Indonesia. Dalam aksi kali ini, Rutan Negara
berhasil memanen sedikitnya 380 butir telur ayam dan 96 butir telur bebek.
Seluruh
hasil produksi tersebut akan segera disalurkan ke wilayah terdampak bencana di
Aceh, Sumatera Utara, hingga Padang.
Kepala
Rutan Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, menegaskan bahwa kegiatan ini
merupakan implementasi nyata dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan
Pemasyarakatan (Kemenimipas) dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Pembinaan
ini tidak hanya soal menghasilkan pangan, tapi membentuk karakter warga binaan
agar memiliki etos kerja dan empati tinggi terhadap sesama," ujar
Mahendra.
Menurutnya,
kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga binaan untuk memahami
pentingnya berbagi dan berkontribusi bagi masyarakat, meskipun berada dalam
keterbatasan.
Melalui
penyaluran hasil panen untuk korban bencana, warga binaan diajak untuk
menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan nilai kemanusiaan sebagai bagian dari
proses pembinaan kepribadian.
Transformasi
Rutan Negara menjadi pusat kemandirian yang humanis diharapkan dapat terus
berlanjut. Selain memberikan keterampilan teknis, program ini menjadi sarana
bagi warga binaan untuk membuktikan bahwa mereka mampu memberikan dampak
positif yang nyata bagi masyarakat luas meskipun di tengah keterbatasan. (dik)
