Ketua TP PKK, Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Sekretaris I TP PKK Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, memimpin pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK-Posyandu Serentak di Banjar Saba, Penatih, dan Gang Pantus Sari, Kelurahan Pedungan, Minggu (11/1/2026) pagi.
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS- Ketua
TP PKK, Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Sekretaris I TP PKK Ny. Ayu Kristi
Arya Wibawa, memimpin pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK-Posyandu Serentak di dua
lokasi berbeda, yakni Banjar Saba, Penatih, dan seputaran Gang Pantus Sari,
Kelurahan Pedungan, Minggu (11/1/2026) pagi.
Pukul 05.45
WITA, keduanya masing-masing membunyikan Kulkul sebagai tanda dan ajakan agar
seluruh warga berkumpul untuk melaksanakan kegiatan yang diinisiasi TP PKK dan
TP Posyandu Provinsi Bali ini.
Tepat pada
pukul 06.00 WITA, gerakan kebersihan lingkungan berbasis gotong royong dan
tradisi adat Bali ini pun dimulai.
Di Banjar
Saba, Kelurahan Penatih, Ketua TP PKK Kota Denpasar sekaligus Ketua TP Posyandu
Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang juga berkesempatan memantau
pelaksanaan Posyandu serentak di lokasi itu menyampaikan, pihaknya menyambut
baik dan positif pencanangan kegiatan gotong royong kebersihan berbasis
kearifan lokal tersebut.
Program ini
juga lanjutnya, adalah implementasi dari 10 Program Pokok PKK serta Standar
Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, khususnya pada aspek gotong royong,
kesehatan, dan kebersihan lingkungan.
Pihaknya
kemudian juga menggugah kesadaran seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk mau
ikut bersama-sama mensukseskan program ini, sekaligus sebagai upaya untuk ikut
melestarikan warisan budaya leluhur.
"TP PKK
dan TP Posyandu Kota Denpasar akan berkomitmen untuk dapat berperan sebagai
penggerak. Namun keberhasilan program ini juga memerlukan partisipasi aktif
masyarakat," ungkap Sagung Antari.
Senada
dengan hal tersebut, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar yang juga Sekretaris I
TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, usai gerakan kerja bakti
di Gang Pantus Sari, Kelurahan Pedungan, mengatakan, meski ini adalah kegiatan
sederhana, namun diharapkan akan berdampak terutama dalam menciptakan
lingkungan perumahan yang bersih, sehat dan tertata.
Ayu Kristi
juga mengungkapkan, gerakan ini begitu sarat makna kebersamaan dan
kedisiplinan. Hal ini lantaran, seluruh masyarakat yang terlibat akan secara
bersama-sama ikut menjaga lingkungan sekitarnya, dimulai dari rumah
masing-masing.
“Kita tidak
hanya bekerja untuk rumah kita sendiri. Namun juga turut menjaga kebersihan
telajakan, saluran air, dan lingkungan tempat tinggal masing-masing,"
ujarnya.
Seperti yang
diketahui, Gerakan Kulkul PKK-Posyandu ini secara resmi diluncurkan pada 24
Desember 2025 lalu di Taman Budaya (Art Centre) Provinsi Bali, Denpasar.
Gerakan ini juga dijadwalkan serentak dilaksanakan di seluruh Bali
Adapun waktu
pelaksanaannya sendiri dimulai pada setiap hari Minggu pada minggu pertama
setiap bulannya, dengan durasi 2 jam, yakni dari pukul 06.00-08.00. Namun
khusus pada bulan Januari ini, pelaksanaan kegiatan dilakukan pada minggu
kedua. (win/eka)
