Wawali Arya Wibawa membuka secara resmi Musrenbang Kecamatan Denpasar Timur TA 2026 dengan pemukulan gong, di Wisata Subak Teba Majelangu, Kesiman Kertalangu, Selasa (20/1/2026). (Foto: Hms Dps)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS- Wakil
Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Musyawarah
Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Denpasar Timur Tahun Anggaran
2026 di Wisata Subak Teba Majelangu, Kesiman Kertalangu, Selasa (20/1/2026).
Musrenbang
ini dilaksanakan sebagai penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan
usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan, yang diintegrasikan dengan
prioritas pembangunan daerah di wilayah kecamatan.
Turut hadir
dalam kesempatan ini, Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana,
Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati serta unsur TNI/Polri dan
Perbekel/Lurah.
Wakil Wali Kota
Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membacakan sambutan Wali Kota menjelaskan,
fokus pembahasan dan usulan dalam Musrenbang Kecamatan ini diarahkan pada
pembangunan infrastruktur jalan, pembersihan dan perbaikan drainase serta
perbaikan gedung sekolah. Hal tersebut merupakan kebutuhan mendasar masyarakat
dan sangat relevan dengan kondisi wilayah saat ini.
Lebih lanjut
dijelaskan, pembangunan jalan yang baik akan meningkatkan konektivitas dan
aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara itu, drainase yang bersih dan berfungsi
dengan baik akan membantu mencegah genangan air dan banjir, sekaligus
menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Namun
demikian, meskipun penanganan sampah tidak masuk sebagai usulan program dalam Musrenbang
ini, untuk penanganan sampah sudah masuk dalam penganggaran APBDes tahun
2025/2026 di masing-masing desa dan APBD tahun 2025/2026 untuk
kelurahan.
“Saya
memandang penting untuk mengingatkan dan mengajak kita semua agar persoalan
sampah tetap menjadi perhatian Bersama dimana sampah memiliki keterkaitan
yang sangat erat dengan persoalan lingkungan, khususnya kondisi drainase.
Infrastruktur yang sudah dibangun dan diperbaiki tidak akan berfungsi
optimal apabila masih terdapat kebiasaan membuang sampah sembarangan," ungkapnya.
Wawali Arya
Wibawa mengajak seluruh perangkat kecamatan, desa, lurah, serta masyarakat
untuk menjaga dan merawat infrastruktur jalan dan drainase yang telah
dibangun, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, menumbuhkan
budaya tertib membuang sampah dan menjaga fasilitas umum serta mengoptimalkan
pengelolaan TPS3R, teba modern dan komposter serta memberikan edukasi
dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga.
“Saya
menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta musrenbang
kecamatan atas partisipasi aktif dan pemikirannya. Semoga hasil Musrenbang ini
dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan bermanfaat
bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara
Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati dalam laporannya mengatakan,
Musrenbang Kecamatan Denpasar Timur ini dilaksanakan di tempat wisata edukasi
Subak Teba Majelangu dengan pertimbangan bahwa tempat ini adalah UMKM di
wilayah Kecamatan Denpasar Timur milik Desa Kesiman Kertalangu yang dikelola
oleh BUMdes Kerta Sari Utama. (hum/dps)
