Foto bersama karyawan Bank BPD Bali seusai perayaan bertajuk "12 Tahun CINTA - Bertumbuh Menjadi Teladan", Rabu (18/2/2026) (Foto: Humas Bank BPD Bali)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS - Memasuki usia ke-12 tahun, Budaya Kerja CINTA
(Competence, Integrity, Team Work, Customer Awareness) di Bank BPD Bali kini
mencapai fase kedewasaan. Sebagai bentuk penguatan komitmen dan solidaritas
seluruh karyawan, Bank BPD Bali menggelar perayaan bertajuk “12 Tahun CINTA –
Bertumbuh Menjadi Teladan” secara hybrid di Denpasar, Rabu (18/2/2026).
Dalam momentum istimewa ini, Bank BPD Bali secara resmi
memperkenalkan identitas baru bagi seluruh karyawannya, yakni “Semeton Bali
Dwipa” bagi komunitas yang ada di Bank BPD Bali. Nama ini mencerminkan sosok
insan perbankan yang berintegritas, kompeten dan kolaboratif dengan tetap
menyeimbangkan antara hobi dan tugas pokok sebagai banker.
Komitmen Kinerja dan
Semangat Pantang Menyerah
Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H.,
menegaskan bahwa Budaya CINTA bukan sekadar slogan, melainkan napas dalam
setiap pelayanan kepada nasabah dan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya
daya tahan dan mentalitas pemenang dalam menghadapi dinamika ekonomi.
“Semangat pantang menyerah harus terus dikobarkan oleh
seluruh insan Bank BPD Bali. Dengan berpegang teguh pada Budaya CINTA, kita
mampu menghadapi berbagai tantangan untuk mencapai target kinerja positif
setiap tahunnya. Keberhasilan ini terbukti secara nyata melalui pemberian
dividen kepada seluruh pemegang saham yang mencapai Rp826,10 Miliar. Ini adalah
bukti bahwa kerja keras dan integritas kita memberikan nilai tambah yang nyata
bagi daerah,” tegas I Nyoman Sudharma.
Ia menambahkan bahwa fondasi kokoh ini menjadi modal utama
untuk mencapai amanat pemegang saham yang tertuang dalam Corporate Plan
2026-2030. Bank ingin setiap karyawan tidak hanya bekerja secara profesional,
tetapi juga menjadi teladan yang memberikan dampak positif bagi seluruh
stakeholder.
Identitas Baru,
Semangat Baru
Selain peluncuran sebutan “Semeton Bali Dwipa”, penguatan
budaya organisasi juga diwujudkan melalui Artefak Visual berupa pakaian dinas
tematik baru. Dengan konsep smart casual yang profesional, modern dan nyaman,
seragam ini dirancang untuk mempertegas identitas visual karyawan dalam
menghadapi dinamika transformasi digital dan perubahan generasi di dunia kerja.
Langkah ini sejalan dengan teori budaya organisasi, di mana
artefak visual berperan penting dalam membentuk persepsi, kebiasaan kerja serta
konsistensi perilaku karyawan.
Kemeriahan acara juga diisi dengan agenda “Leaders Menyapa”,
di mana Dewan Komisaris dan Direksi berdialog langsung dengan seluruh karyawan
Bank BPD Bali.
Semangat kebersamaan dan teamwork juga semakin terasa dengan
penyematan atribut khusus (seperti jaket dan rompi) kepada berbagai komunitas
hobi karyawan yang aktif, di antaranya BPD Bali Melaib (Lari), Bali Dwipa
Choirs (Paduan Suara), Bali Dwipa Hoops (Basket), Bank BPD Bali E-sport,
Semeton Bola Bali Dwipa, BPD Bali Riders (Otomotif), Pendaki Bali Dwipa.
“Melibatkan komunitas-komunitas ini adalah cara kami
merayakan keberagaman dan mempererat kekeluargaan. Ketika karyawan merasa
memiliki (sense of belonging) yang tinggi terhadap perusahaan, maka
produktivitas dan kualitas layanan kepada konsumen pun akan meningkat secara
alami,” tambah I Nyoman Sudharma.
Melalui perayaan Budaya Kerja CINTA ini, Bank BPD Bali
optimis dapat terus bertumbuh menjadi lembaga keuangan yang adaptif, inovatif
dan tetap berakar pada kearifan lokal untuk melayani masyarakat Bali dengan
lebih baik lagi. (adv22)
