Petugas kembali mengevakuasi temuan jenazah yang diduga korban kecelakaan laut KMP Tunu Pratama Jaya, yang ditemukan warga terdampar di Pantai Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Rabu (4/2/2026). (Foto: Pos AL Gilimanuk)
JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS– Temuan jenazah yang dugaan korban kecelakaan laut KMP
Tunu Pratama Jaya kembali menggegerkan warga Jembrana. Sesosok jenazah yang
kondisinya sudah tidak utuh ditemukan warga terdampar di Pantai Penginuman,
Kelurahan Gilimanuk, Rabu (4/2/2026).
Penemuan
ini pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar pukul 08.14 WITA yang mencurigai
adanya benda asing di bibir pantai. Setelah didekati, benda tersebut ternyata
adalah jasad manusia dalam kondisi mengenaskan.
Komandan
Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, saat
dikonfirmasi membenarkan penemuan tersebut. Dijelaskan, bahwa tim gabungan
segera bergerak cepat setelah menerima laporan warga.
Proses
evakuasi memakan waktu sekitar 30 menit dengan jarak yang cukup jauh dari jalan
raya.
"Jenazah
berhasil dievakuasi pukul 08.45 WITA dengan cara ditandu menyisir pantai sejauh
3 kilometer menuju titik Sumur Kembar," ujar Yuli saat dikonfirmasi.
Berdasarkan
pemeriksaan awal, saat diketemukan jasad tersebut diduga berjenis kelamin laki
laki, tidak memakai pakaian, hanya mengenakan celana dalam berwarna hitam.
Kondisi tubuh, rusak berat (hancur) akibat proses dekomposisi alami di laut.
Meski
dugaan kuat mengarah pada korban KMP Tunu Pratama Jaya, pihak berwenang belum
memberikan pernyataan final. Saat ini, jasad telah dilarikan ke RSU Negara
untuk menjalani autopsi dan identifikasi mendalam oleh Tim Inafis Polres
Jembrana.
Langkah ini
krusial guna memastikan identitas asli korban melalui pencocokan data medis
maupun DNA keluarga, mengingat kondisi fisik jasad yang sudah sulit dikenali
secara visual. (dik)
