Wapres Gibran saat Kunker ke Pasar Badung, didampingi Gubernur Koster dan Wali Kota Jaya Negara, Jumat (13/2/2025) pagi. (Foto: Hms Dps)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Wali Kota Denpasar, I
Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Gubernur Bali, Wayan Koster mendampingi kunjungan
kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, ke Pasar Badung, Kota
Denpasar, Jumat (13/2/2025) pagi.
Turut mendampingi diantaranya Dirut Perumda Pasar
Sewakadarma Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata serta instansi terkait
lainnya.
Lawatan ke Pasar Badung ini merupakan salah satu rangkaian
kunjungan kerja Wapres Gibran ke Provinsi Bali.
Wapres RI Gibran Rakabuming Raka mengatakan, kunjungan ini
untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga sekaligus mendorong
percepatan digitalisasi pasar tradisional.
"Komitmen pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan
memperkuat ekosistem perdagangan rakyat agar semakin efisien dan modern,"
ucap Wapres Gibran.
Upaya menjaga stabilitas harga ini, kata Wapres Gibran,
sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan
ekonomi rakyat melalui kebijakan yang responsif dan berbasis kebutuhan riil di
lapangan.
"Pemerintah berkomitmen memastikan pasar tradisional
tetap menjadi ruang ekonomi yang sehat, stabil, dan berpihak pada pelaku usaha
kecil serta konsumen," terang Wapres Gibran.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres berdialog langsung dengan
para pedagang terkait perkembangan harga sejumlah komoditas strategis.
Ia menekankan pentingnya langkah antisipatif apabila terjadi
lonjakan harga, termasuk memastikan distribusi berjalan lancar serta dukungan
kebijakan tepat sasaran bagi para pedagang.
Ia juga menekankan, Pemerintah Provinsi Bali agar menjaga
kestabilan harga pasar sehingga memberikan kenyamanan, baik bagi para pedagang
maupun pembeli.
“Pemerintah pusat mengapresiasi digitalisasi yang dijalankan
di pasar. Juga arahan kepada Bapak Wali Kota agar semua komoditi yang mengalami
gejolak harga, sebaiknya subsidinya diberikan kepada semua pedagang,"
ujarnya.
Selain itu, memastikan stabilitas harga dan perlindungan
bagi pedagang, juga menjadi perhatian pemerintah pusat agar ada kemudahan
sistem transaksi di pasar sebagai bagian dari penguatan ekosistem perdagangan
yang lebih modern dan transparan.
Wali Kota Jaya Negara mengatakan, Pasar Badung Kota Denpasar
mendapatkan perhatian penuh dari Wapres RI Gibran.
"Wapres Gibran memberikan sejumlah arahan terkait upaya
menekan laju inflasi di Kota Denpasar melalui program subsidi bagi
pedagang," ungkap Jaya Negara.
Perumda Pasar Sewakadarma Denpasar melalui Unit Usaha Sewaka
Jaya, lanjutnya, telah berkomitmen memberikan subsidi kepada pedagang pasar
untuk menekan laju Inflasi.
Pemberian subsidi kepada pedagang diberikan dalam bentuk
beberapa jenis komoditi penting seperti gula, beras, telur, dan cabe terutama
yang sedang mengalami kenaikan harga.
Selain bertujuan menekan laju inflasi juga sebagai bentuk
dukungan Pemkot Denpasar kepada pedagang pasar.
“Wapres Gibran berharap penerapan subsidi ini merata kepada
seluruh pedagang," jelas Jaya Negara.
Pada kesempatan yang sama, Dirut Perumda Pasar Sewakadarma
Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata memastikan pihaknya siap menindaklanjuti
arahan Wapres Gibran dengan mengevaluasi skema subsidi agar dapat menjangkau
lebih banyak pedagang, terutama untuk komoditas yang mengalami gejolak harga.
"Per hari ini, subsidi difokuskan pada komoditas
seperti cabai yang mengalami kenaikan harga," ucapnya.
Kompyang menjelaskan, lonjakan harga cabai dipengaruhi
faktor cuaca dan merupakan fenomena yang kerap terjadi secara musiman.
Sementara itu, untuk komoditas beras dan gula relatif masih
stabil sehingga belum memerlukan intervensi subsidi. Sedangkan harga daging
dilaporkan mulai mengalami kenaikan, namun masih dalam batas aman.
"Secara umum, kondisi pasokan dan harga kebutuhan pokok
di Pasar Badung masih terpantau stabil, termasuk komoditas yang didatangkan
dari luar Bali. Kunjungan Wapres Gibran diharapkan dapat mendorong langkah
pengendalian inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat," jelasnya.
(hum/esa)
