Sekda Eddy Mulya menghadiri Kunker Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin M.Si, ke Kantor BNN Kota Denpasar di Jalan Melati, Denpasar, Jumat (6/2/2026). (Foto: Hms Dps)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS- Sekretaris
Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri kunjungan kerja
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Brigjen Pol. Drs. Budi
Sajidin M.Si, ke Kantor BNN Kota Denpasar di Jalan Melati, Denpasar pada Jumat
(6/2/2026) siang.
Hadir
langsung menyambut para undangan yakni Kepala BNN Kota Denpasar, KBP Leo Dedy.
Kujungan kerja ini juga turut mengundang unsur TNI, Polri serta unsur terkait
lainnya.
Sekda
Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyebut peran strategis BNN dalam
mengantarkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar) menuju Indonesia Emas
2045.
Terkait
program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika
(P4GN) di Kota Denpasar, Pemkot Denpasar sangat responsif bersinergi dengan
stakeholder terkait yakni didalamnya semua unit bekerjasama selaras sejalan
dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau gotong-royong dalam mencapai tujuan.
"Salah
satu fokus Pemkot Denpasar yakni bersinergi dengan seluruh pihak dalam upaya
pemberantasan Narkotika di Kota Denpasar. Semoga melalui program yang telah
dijalankan sebelumnya, Kota Denpasar dapat menjadi role model pemberantasan
Narkotika di Provinsi Bali, mulai dari tahap edukasi, pendampingan para korban
penyalahgunaan Narkotika, serta rehabilitasi bagi para korban penyalahgunaan
Narkotika," ujar Eddy Mulya.
Eddy Mulya
menegaskan, Pemkot Denpasar sangat siap untuk terus mengawal, mendorong serta
menajamkam program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di Kota Denpasar. Semoga
kerjasama strategis ini dapat terus dijalankan dalam upaya Pencegahan,
Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika di Kota Denpasar.
Kepala BNN
Provinsi Bali, Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin M.Si menyebut kunjungan kerja ke
BNN Kota Denpasar ini sebagai langkah monitoring program dan kelembagaan.
Dirinya juga
menyebut tugas pemberantasan Narkotika dan pemulihan bagi para korban
penyalahgunaan narkotika adalah tugas dan tanggungjawab bersama.
Langkah
pemberantasan Narkotika ini juga sudah diintensifkan dimulai mulai ditingkat
Desa Adat di Bali. Untuk mengakselerasi upaya ini bukan tidak mungkin dibuat
Perarem atau peraturan adat untuk mempertajam upaya pemberantasan Narkotika
mulai ditingkat Desa Ini.
"Kekompakan
para pemangku kebijakan ini terus dijaga dan menjadi contoh bagi kita semuanya
dalam tujuan Pemberantasan Narkotika di Kota Denpasar dan Provinsi Bali,"
tegas Budi Sajidin. (humas.dps/esa)
