Manajer ULP Denpasar, Dewa Ayu Nancy Cahyani, menyampaikan sosialisasi interaktif mengenai keselamatan ketenagalistrikan kepada siswa. (Foto: PLN)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Sekitar 200 siswa kelas X
bersama para guru mengikuti program PLN Mengajar yang menghadirkan edukasi
keselamatan ketenagalistrikan serta pengenalan electrifying lifestyle.
Acara berlangsung di Aula SMAS Dwijendra Denpasar,
berlangsung Selasa (10/2/2026).
Program yang digelar PT PLN (Persero) UP3 Bali Selatan ini
menjadi bagian dari peringatan Bulan K3 Nasional.
Bersama PLN ULP Denpasar, kegiatan turut didukung oleh Icon
Plus dan komunitas kendaraan listrik. Para siswa tidak hanya menerima materi,
tetapi juga berkesempatan mencoba langsung kompor induksi serta melihat lebih
dekat kendaraan listrik.
Edukasi disampaikan secara interaktif, dimulai dari
pemahaman potensi bahaya listrik di rumah, pentingnya instalasi yang sesuai
standar, hingga pengenalan layanan dan produk PLN yang dapat diakses
masyarakat.
Pada sesi praktik, siswa diajak memahami bahwa penggunaan
energi listrik yang tepat tidak hanya mendukung efisiensi, tetapi juga
berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih.
Manager PLN UP3 Bali Selatan, Alexander J. Manuhuwa
menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam membangun
literasi energi di tengah masyarakat.
“PLN Mengajar bukan sekadar berbagi pengetahuan, tetapi
membuka ruang bagi generasi muda dan masyarakat untuk aktif memahami serta
memanfaatkan energi listrik secara bijak. Ketika publik memiliki literasi yang
baik mengenai keselamatan listrik dan electrifying lifestyle, mereka menjadi
bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, efisien, dan
berkelanjutan,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang diskusi berlangsung.
Pertanyaan demi pertanyaan mengalir, mulai dari cara mencegah korsleting
listrik hingga efisiensi kendaraan listrik dibandingkan kendaraan berbahan
bakar fosil.
Pengalaman mencoba teknologi berbasis listrik secara
langsung memperkuat pemahaman bahwa transisi energi dapat dimulai dari
kebiasaan sehari-hari.
Kepala SMAS Dwijendra Denpasar, Ni Made Sariani, S.Pd.,
M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. (lan/pln)
