PLN
menerima kunjungan siswa kelas 3 SD Anak Emas Denpasar dalam program moving
class yang digelar di Ruang Cempaka Lantai 3 PLN ULP Denpasar, Rabu (4/2/2026).
(Foto: PLN)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS-
Upaya membangun literasi energi dan mengenalkan dunia kerja sejak usia dini
terus dilakukan PLN UP3 Bali Selatan melalui kegiatan edukasi publik.
Salah satunya
saat PLN menerima kunjungan siswa kelas 3 SD Anak Emas Denpasar dalam program moving
class yang digelar di Ruang Cempaka Lantai 3 PLN ULP Denpasar, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan ini
menjadi ruang belajar langsung bagi anak-anak untuk mengenal profesi, khususnya
di sektor ketenagalistrikan, dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Kegiatan
tersebut diikuti oleh siswa kelas 3 SD Anak Emas Denpasar bersama wali kelas
dan guru pendamping. Dalam suasana interaktif, para siswa mendapatkan
pengenalan mengenai peran PLN dalam kehidupan sehari-hari, berbagai profesi
yang terlibat di dalamnya, serta pemahaman dasar tentang penggunaan listrik
yang aman dan bermanfaat bagi masyarakat.
Manajer PLN
UP3 Bali Selatan, Alexander J. Manuhuwa menyampaikan, kegiatan edukasi seperti
ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk hadir lebih dekat dengan
masyarakat, khususnya dalam membangun kesadaran energi sejak dini.
“PLN tidak
hanya berperan menyediakan listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial
untuk berbagi pengetahuan kepada publik. Melalui edukasi kepada anak-anak, kami
berharap tumbuh pemahaman sejak dini tentang pentingnya listrik, keselamatan
ketenagalistrikan, serta mengenal berbagai profesi yang ada di balik layanan
kelistrikan,” ujar Alexander.
Ia
menambahkan, pengalaman belajar langsung di lingkungan kerja nyata dapat
memperluas wawasan anak-anak sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu dan
cita-cita mereka di masa depan.
“Anak-anak
adalah generasi penerus. Ketika mereka dikenalkan pada dunia kerja dan
pelayanan publik sejak dini, diharapkan akan tumbuh generasi yang lebih sadar,
bertanggung jawab, dan menghargai proses,” tambahnya.
Dari pihak
sekolah, Wali Kelas 3 SD Anak Emas Denpasar, Mila mengapresiasi keterbukaan PLN
dalam mendukung pembelajaran di luar kelas.
Menurutnya,
metode moving class memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual
dan bermakna bagi siswa.
“Anak-anak
sangat antusias karena mereka bisa melihat langsung lingkungan kerja dan
bertanya secara langsung. Pembelajaran seperti ini membantu siswa memahami
bahwa listrik yang mereka gunakan setiap hari di rumah dan sekolah melalui
proses panjang dan dikelola oleh banyak profesi,” ungkap Ibu Mila.
Ia juga
menilai bahwa kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan akademik, tetapi
juga membentuk karakter siswa agar lebih menghargai fasilitas publik dan
penggunaan energi secara bijak.
Melalui
kegiatan edukasi publik ini, PLN menunjukkan perannya sebagai mitra masyarakat
dalam mencerdaskan generasi muda.
Sinergi
antara dunia pendidikan dan PLN diharapkan terus berlanjut, sehingga anak-anak
tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari pengalaman nyata yang membentuk
pemahaman, kepedulian, dan kesadaran mereka sebagai bagian dari masyarakat
pengguna energi listrik di masa depan. (lan)
