Satgas TNI TMMD ke-127 Kodim 1617/Jembrana tengah memacu pembangunan sumur bor sebagai solusi permanen bagi masyarakat di Jalan Sinta, Banjar Tibu Beleng Tengah, Desa Penyaringan, Mendoyo, Jembrana, Jumat (13/2/2026). (Foto: Kodim 1617/Jembrana)
JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS-
Pasca diterjang banjir bandang Sungai Biluk Poh beberapa tahun lalu, warga Desa
Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, kini mulai melihat titik terang dalam mengatasi
krisis air bersih.
Satuan Tugas
(Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1617/Jembrana tengah
memacu pembangunan sumur bor sebagai solusi permanen bagi masyarakat terdampak.
Proyek vital
yang berlokasi di Jalan Sinta, Banjar Tibu Beleng Tengah ini menunjukkan
progres signifikan. Hingga Jumat (13/2/2026), pengerjaan dilaporkan telah
mencapai 20 persen.
Dandim
1617/Jembrana selaku Dansatgas TMMD, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, menegaskan
bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata
kehadiran TNI dalam menjawab kesulitan rakyat.
"Air
adalah kebutuhan dasar. Kami memastikan setiap tahapan dilakukan dengan standar
teknis yang baik agar manfaatnya dirasakan jangka panjang," tegas Thalib.
Dipimpin
Sertu I Made Suartina, tim di lapangan bersama warga telah menuntaskan beberapa
tahapan krusial, antara lain, pengeboran tanah hingga kedalaman 47 meter,
penggalian pondasi untuk konstruksi tower air serta pemasangan bowplank sebagai
acuan dasar bangunan.
Langkah
selanjutnya, tim akan fokus pada pemasangan pondasi menyeluruh dan perakitan
besi sloof guna memastikan tower tandon air berdiri dengan kokoh. Sinergi
antara personel TNI dan semangat gotong royong warga menjadi kunci utama
cepatnya progres pembangunan ini. (dik)
