Selama libur panjang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Region 17 Denpasar tetap memberikan layanan perbankan kepada masyarakat. (Foto: BRI)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Menyambut libur panjang
Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk melalui Region 17 Denpasar menegaskan komitmennya untuk
tetap memberikan layanan perbankan yang optimal kepada masyarakat.
Sebagai bentuk kesiapan operasional, BRI tetap membuka
layanan terbatas pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 pukul 08.00–15.00
WITA di sejumlah unit kerja yang tersebar di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat
(NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya,
menyampaikan bahwa layanan terbatas ini akan hadir di 26 unit kerja guna
memastikan kebutuhan transaksi masyarakat tetap terpenuhi selama periode libur
panjang.
“Layanan terbatas BRI akan hadir di sejumlah kantor cabang
di wilayah Bali, NTB, dan NTT. Di Bali antara lain terdapat di Branch Office
Amlapura, Denpasar Gajah Mada, Denpasar Gatot Subroto, Renon, Kuta, Negara,
Tabanan dan Singaraja. Sementara di NTB tersedia di Dompu, Mataram, Praya, Raba
Bima, Selong, dan Sumbawa Besar. Sedangkan di wilayah NTT meliputi Atambua,
Bajawa, Kefamenanu, Kupang, Labuan Bajo, Larantuka, Maumere, Ruteng, Soe,
Kalabahi, Waikabubak, dan Waingapu,” ujar Hery.
Adapun layanan terbatas yang tetap dapat diakses nasabah
meliputi layanan setoran dan penarikan simpanan maupun pinjaman, pembukaan
rekening, registrasi e-banking, layanan kartu debit, penerimaan negara, hingga
penanganan pengaduan nasabah.
Selain itu, BRI juga tetap melayani penerimaan setoran
penebusan DO BBM/non-BBM dari SPBU atau merchant, layanan pick-up service ASDP,
pembukaan rekening klaim asuransi Jasa Raharja, serta layanan Ditjen Imigrasi
(VOA).
Dari sisi likuiditas, BRI Region 17 Denpasar telah
menyiapkan kebutuhan kas sebesar Rp819 miliar untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat, baik melalui mesin ATM, CRM, maupun layanan unit kerja operasional.
“Sebagai langkah antisipasi meningkatnya kebutuhan uang
tunai masyarakat, kami telah menyiapkan kecukupan likuiditas yang optimal,”
tambah Hery.
Selain layanan kantor, masyarakat juga tetap dapat mengakses
layanan perbankan BRI melalui berbagai channel digital dan jaringan layanan,
seperti super aplikasi BRImo, 550 mesin ATM, 533 mesin CRM, serta Agen BRILink
yang tersebar di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
Khusus pada perayaan Hari Raya Nyepi, BRI juga melakukan
penyesuaian operasional pada layanan mesin. Mesin ATM dan CRM di wilayah Bali
akan dimatikan secara bertahap mulai Rabu, 18 Maret 2026 pukul 10.00 WITA, dan
akan kembali diaktifkan secara bertahap pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 12.00
WITA.
BRI berharap langkah ini dapat memastikan kenyamanan serta
kelancaran transaksi masyarakat selama periode libur panjang keagamaan. (*)
