Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah tinggal milik Ni Luh Sri Budi (55) di Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana pada Kamis pagi (5/3/2026). (Foto: Ist)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah
tinggal milik Ni Luh Sri Budi (55) di Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan
Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana pada Kamis pagi (5/3/2026).
Api yang diduga berasal dari korsleting listrik tersebut
mengakibatkan kerugian material mencapai Rp100 juta.
Kabid Damkar Jembrana, Kadek Rita Budhi Atmaja, menjelaskan
bahwa laporan diterima sekitar pukul 4.00 WITA. Berawal dari seorang warga yang
hendak menuju pasar melihat kobaran api di rumah korban. Saksi kemudian
berteriak histeris hingga membangunkan pemilik rumah dan warga sekitar.
"Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Warga
sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya sebelum akhirnya petugas
tiba di lokasi," ujar Kadek Rita Budhi Atmaja.
Hanya butuh waktu 3 menit bagi Regu I Damkar untuk mencapai
tempat kejadian perkara (TKP).
Sebanyak 4 unit armada (Altora, Hino Tembak, Tangki Merah,
dan Tangki Silver) dikerahkan untuk menjinakkan api. Petugas menghabiskan
sekitar 13.000 liter air dalam proses penanganan yang berlangsung selama satu
jam tersebut.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, bangunan
seluas 5 x 8 meter yang terdiri dari dua kamar tidur dan satu ruang tamu hangus
tak tersisa. Sejumlah aset berharga milik korban turut terbakar, di antaranya,1
unit motor Yamaha Stylo dan 1 unit Yamaha Freego, 1 unit TV dan 2 unit mesin
jahit serta lemari pakaian dan lemari kaca tempat peralatan sembahyang.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam
penyelidikan, namun dugaan sementara mengarah pada hubungan pendek arus listrik
(korsleting).
Pihak Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jembrana mengimbau
masyarakat untuk selalu waspada dan mengecek instalasi listrik secara berkala
guna mencegah kejadian serupa. (dik)