Aksi bersih Pantai Padanggalak yang dilakukan jajaran
Direksi, Dewan Komisaris, Kepala Divisi, Kepala Cabang, komunitas Bali Dwipa
Riders pada Minggu (19/4/2026) (Foto: Humas Bank BPD Bali)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS
- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 yang mengusung tema
"Harmoni Bertumbuh, Menjaga Stabilitas", PT Bank Pembangunan Daerah
Bali (Bank BPD Bali) kembali menunjukan kepedulian terhadap lingkungan dan
sosial melalui serangkaian kegiatan sosial. Mengimplementasikan filosofi Tri
Hita Karana dan konsep BPD Bali Hijau, jajaran manajemen dan insan Bank BPD
Bali menggelar aksi bersih-bersih di Pantai Padanggalak, Desa Adat Kesiman,
pada Minggu (19/4/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WITA ini diikuti
langsung oleh jajaran Direksi, Dewan Komisaris, Kepala Divisi, Kepala Cabang,
komunitas Bali Dwipa Riders, serta perwakilan Karyawan/Karyawati Bank BPD Bali.
Sebelum pembersihan area pesisir, Semeton Bali Dwipa juga melakukan edukasi
pemilahan sampah organik dan anorganik.
Pada kesempatan tersebut, jajaran Direksi dan Komisaris
turut menyerahkan bantuan beberapa unit tempat sampah kepada perwakilan
Prajuru Desa Adat Kesiman.
Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M.H.,
dalam sambutannya menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan
fondasi penting dalam mendukung pariwisata Bali yang berkelanjutan. Ia juga
menegaskan bahwa aksi pelestarian lingkungan ini harus menjadi budaya yang
mengakar dari diri sendiri.
"Kita harus kesadaran bersih-bersih yang dimulai dari
lingkungan keluarga dan lingkungan kerja kita masing-masing. Inilah yang akan
menjadikan Bali akan selalu sebagai destinasi wisata budaya yang layak dan
nyaman dikunjungi. Satu-satunya yang bisa kita jual dari Bali adalah budaya
adiluhung yang didukung oleh kebersihan alamnya," tegas I Nyoman Sudharma.
Lebih lanjut, Sudharma menyatakan bahwa “kegiatan ini untuk
kedepannya agar dilakukan secara bergilir oleh setiap kantor cabang Bank BPD
Bali di masing-masing wilayahnya untuk terus membantu masyarakat dan pemerintah
bahu membahu dalam penanganan sampah yang berbasis sumber. Semoga momentum
kebersamaan pasca-perayaan Hari Raya ini memberikan kita ketajaman pikiran
untuk terus menjalankan tugas dengan baik demi kemajuan bersama,"
tambahnya.
Di sisi lain, Prajuru Desa Adat Kesiman yang diwakili oleh
Petajuh/Palemahan Desa Adat Kesiman, Gusti Widyana, menyambut baik dan
mengapresiasi tingginya kepedulian Bank BPD Bali terhadap wilayah pesisir
Kesiman yang memiliki bentang cukup luas.
"Desa Adat Kesiman mewilayahi area dari Pantai Biaung
hingga berbatasan dengan Pantai Sanur. Tantangan terbesar kami di pesisir ini
adalah penanganan sampah kiriman yang berhadapan langsung dengan laut lepas,
ditambah kawasan ini sangat padat aktivitas, terutama saat upacara Melasti.
Kami sangat berterima kasih atas bantuan fasilitas tempat sampah dan aksi nyata
dari keluarga besar Bank BPD Bali. Kami berharap kolaborasi dan program ini
dapat terus berlanjut. Selamat HUT ke-64, semoga Bank BPD Bali tetap
jaya," ungkap Gusti Widyana.
Tingkatkan Kepedulian
Sosial Melalui Donor Darah
Melengkapi implementasi Tri Hita Karana pada ranah Pawongan
(hubungan antarmanusia), sebelumnya pada Jumat (17/4/2026), Bank BPD Bali juga
telah sukses menggelar aksi donor darah yang berlokasi di Aula Kantor Pusat
Bank BPD Bali.
Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali serta Indobat dalam melakukan pengecekan kesehatan gratis, kegiatan kemanusiaan ini mencatatkan peningkatan antusiasme yang signifikan. Aksi donor darah ini diikuti oleh Karyawan/Karyawati Bank BPD Bali Kantor Pusat dan Cabang, serta didukung penuh oleh Karyawan/Karyawati Koperasi Karyawan (KOPKAR) Eka Sejahtera.
Rangkaian kegiatan pelestarian lingkungan dan aksi
kemanusiaan jelang HUT ke-64 ini menjadi bukti konkret bahwa Bank BPD Bali
tidak hanya berfokus pada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi
juga terus berupaya menjaga harmoni alam dan memberikan manfaat langsung bagi
kesehatan masyarakat Bali. (*)
