Perspectives News

Jalur Tengkorak Denpasar Gilimanuk Renggut Nyawa Bocah SD

 

Kondisi kendaraan usai mengalami kecelakaan di jalur tengkorak Denpasar–Gilimanuk , tepatnya di KM 99-100, Banjar Banyubiru, Desa Banyubiru, Jembrana, Sabtu (14/3/2026) siang. (Foto:dik/Perspectives).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Jalur maut Denpasar–Gilimanuk kembali menelan korban jiwa. Kali ini, keganasan lintasan tersebut merenggut nyawa seorang bocah Sekolah Dasar (SD) dalam sebuah insiden tragis yang terjadi di KM 99-100, Banjar Banyubiru, Desa Banyubiru, Jembrana, Sabtu (14/3/2026) siang.

Peristiwa pilu ini bermula saat sebuah mobil Toyota Calya DK-1834-FBU yang dikemudikan pemuda asal Jember, Dimas Hermawan (21), melaju dari arah barat. Diduga kehilangan kendali, mobil tersebut tiba-tiba oleng ke bahu jalan dan menghantam keras sebuah motor Yamaha Mio DK-4597-WW yang tengah berhenti.

Diatas motor tersebut, dua bocah yakni I Kadek Rafa Dwi Dana Putra (10). Pelajar kelas IV SDN 4 Baluk ini menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit akibat cedera kepala berat dan patah tulang. Sedangkan I Putu Mas Bagus Maligia Yudi Saputra (12). Pelajar kelas VI SDN 4 Baluk ini mengalami luka robek dan memar, namun dalam kondisi sadar.

"Pengemudi diduga tidak dapat menguasai kendaraannya sehingga keluar bahu jalan dan menabrak motor yang sedang berhenti," ujar Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan.

Ironisnya, kecelakaan ini terjadi di tengah kondisi jalan normal, dengan situasi jalan saat itu, cerah di siang hari, jalan beraspal baik dengan lintasan lurus dan arus kendaraan terpantau sedang.

Hingga saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan intensif Unit Laka Satlantas Polres Jembrana, sementara total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 15 juta. (dik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama