Petugas Satlantas Polres Jembrana melakukan olah TKP insiden kecelakaan di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Jalan Udayana KM 96-97, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Jembrana, pada Jumat (13/3/2026) malam. (Foto: Satlantas Jembrana).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kecelakaan maut kembali
terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Jalan Udayana KM 96-97,
Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Jembrana.
Seorang pelajar berinisial Ni Putu TRSD (16) asal Desa
Baluk, dinyatakan meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya
menabrak bagian belakang truk yang sedang parkir pada Jumat (13/3/2026) malam.
Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan,
membenarkan insiden yang terjadi sekitar pukul 21.00 WITA tersebut.
Berdasarkan olah TKP awal, korban yang mengendarai Yamaha
Nmax DK-4095-ZX melaju dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk).
"Setibanya di lokasi, pengendara menabrak bagian
belakang kanan truk Mitsubishi Fuso P-8359-UW yang sedang berhenti di bahu
jalan sebelah kiri," ujar Iptu Aldri.
Diketahui, truk yang dikemudikan oleh YD (26) asal
Banyuwangi tersebut sebenarnya telah menyalakan lampu hazard sebagai tanda
peringatan. Meski cuaca dilaporkan cerah dan kondisi jalan lurus beraspal baik,
benturan keras tidak dapat terhindarkan.
Pengendara motor mengalami Cedera Kepala Berat (CKB) dan
luka robek di kepala. Korban mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan
menuju RSUD Negara. Jalur nasional tersebut merupakan area satu jalur yang
dibagi menjadi dua lajur, namun tidak dilengkapi dengan marka jalan yang jelas.
Iptu Aldri juga mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar
dan orang tua, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di malam
hari, mengingat volume kendaraan di jalur nasional Denpasar Gilimanuk saat ini
meningkat jelang puncak arus mudik Lebaran. (dik)
