Perspectives News

Ketua KONI Badung Minta Cabor Juara Umum Porprov Bali Tetap Tingkatkan Prestasi

 

Ketua Umum KONI Kabupaten Badung Nyoman Sutama (kiri) mengingatkan kepada cabor anggota KONI Badung untuk tetap meningkatkan prestasi meski di Porprov 2025 lalu keluar sebagai juara umum. (Foto: djo)

BADUNG, PERSPECTIVESNEWS – Cabang olahraga (cabor) di Badung yang keluar sebagai juara umum pada Porprov Bali 2025 tidak boleh lengah dan harus tetap meningkatkan prestasi perolehan medalinya.

Ketua Umum KONI Kabupaten Badung, Nyoman Sutama, mengatakan meningkatkan prestasi bagi cabor anggota KONI Badung wajib dilakukan agar Badung tetap keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 di Buleleng.

“Misalnya cabor selam yang kemarin (Porprov 2025) keluar sebagai juara umum dengan 14 medali emas, ini (prestasi) tidak boleh stagnan, tingkatkan perolehan medali emasnya supaya tidak dikalahkan daerah lain,” ujar Sutama seusai pembukaan Rapat Kerja Kabupaten KONI Badung 2026 di Ruang Rapat Madya Gosana, Gedung DPRD Badung, Mengwi, Jumat (13/3/2026).

Begitu juga dengan cabor-cabor yang tidak juara umum, hendaknya segera berbenah agar prestasinya melompat melebihi yang dicapai saat Porprov Bali 2025 lalu. “Prestasi itu tidak boleh stagnan,” imbuh Sutama.

Sutama mengatakan, untuk meningkatkan prestasi olahraga dapat dilakukan dengan penguatan organisasi dan administrasi cabor yang kuat. Melalui organisasi yang kuat, lanjut dia, cabor tersebut akan lebih mudah meningkatkan prestasi olahraga atletnya, di sisi lain KONI Badung selaku induk organisasi akan selalu komit dengan memberikan dana pembinaan.

“Awalnya kita meningkatkan prestasi olahraga melalui administrasi yang kuat. Tanpa adiministrasi di cabor yang kuat, maka mustahil bisa meningkatkan prestasi olahraga di cabor tersebut,” ucap Sutama.

Sutama juga mengingatkan bahwa atlet yang bagus di salah satu cabor, namun kalau administrasi di cabor tidak bagus, maka atlet tersebut akan menjadi masalah dalam keikutsertaannya di Porprov Bali. Karena setiap atlet yang turun di event dua tahunan skala Bali itu harus absah (sebagai atlet Badung) agar tidak dipermasalahkan saat ikut Porprov.

 Diakui Sutama, kelemahan cabor-cabor anggota KONI Badung selama ini belum memiliki pelatih yang mumpuni. Oleh sebab itu, lanjut Sutama, KONI Badung akan mendatangkan pelatih yang mumpuni untuk melatih atlet-atlet Badung dengan maksud agar prestasinya tetap bertahan.

“Ini dapat dilihat kalau atlet Badung berlaga di ajang nasional, kebanyakan sulit bersaing dengan atlet nasional dari daerah lain. Karena itu untuk mengasah agar prestasi atlet Badung memenuhi standar bersaing di level nasional, maka cabor-cabor harus mendatangkan pelatih nasional,” kata dia.

Ia menambahkan, mendatangkan pelatih nasional bukan saja menjadi kepentingan Badung, melainkan juga Bali jika nantinya atlet tersebut mewakili Bali ke ajang nasional seperti kejurnas dan PON. (djo)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama