Perspectives News

Komitmen Nyata, TP PKK Denpasar Terus Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat hadir dalam kegiatan sosialisasi Compost Bag Banjar Bhuana Sari, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat, Rabu (25/3) sore. (Foto: Hms Dps) 


DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Sebagai bentuk komitmen nyata mendukung program Pemerintah Kota Denpasar terkait pengolahan sampah berbasis sumber secara berkelanjutan, Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar terus menggencarkan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber dengan menyasar banjar-banjar di seluruh kecamatan di Kota Denpasar. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Banjar Bhuana Sari, Desa Tegal Kertha, Denpasar Barat pada Rabu (25/3) sore. 

Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan, sosialisasi ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat tentang pengolahan dan pemilahan sampah berbasis sumber, utamanya di skala rumah tangga. Sebagai garda penting dalam rumah tangga, Ayu Kristi menekankan kepada para ibu agar berperan sebagai penggerak di rumah untuk kebiasaan memilah sampah bagi seluruh anggota keluarganya.

"Kami di TP PKK Kota Denpasar sebagai mitra pemerintah berkomitmen untuk ikut mengedukasi masyarakat terkait dengan program ini. Mudah-mudahan dengan penerapan mulai dari rumah kita sendiri, akan berdampak bagi pengelolan sampah di Kota Denpasar," ujar Ayu Kristi. 

Lebih lanjut Ny. Ayu Kristi, mengajak masyarakat terutama ibu-ibu untuk semangat gotong royong dan kepedulian kolektif yang diharapkan juga dapat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kota Denpasar.

"Selain pembagian Compost Bag, kami juga memberikan edukasi tentang cara penggunaan, jenis bahan yang dapat diolah, hingga tips penempatan komposter di rumah," jelas Ayu Kristi. 

Lurah Tegal Kertha, I Putu Trisna Jaya, mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya mengungkapkan, para ibu PKK yang ada di wilayahnya, berkomitmen untuk mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber mulai dari rumah masing-masing.

Dijelaskan pula bahwa di Desa Tegal Kertha telah memiliki 24 unit teba modern di berapa titik di wilayah desa, dan juga sudah memiliki rumah organik.

"Hari ini kami membagikan 271 buah bag komposter di Banjar Bhuana Sari dan sebelumnya juga kami sudah membagikan 60 bag komposter di tempat-tempat umum. Sehingga nantinya pengelolan sampah berbasis sumber di skala rumah tangga dapat berjalan dengan optimal," ungkapnya. (ays/prokopim.dps).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama