Perspectives News

TPA Peh Kolaps, Sampah Pemudik Gilimanuk Sempat Ditangguhkan

 

Truk sampah yang mengakut hasil sampah arus mudik beberapa waktu lalu di Gilimanuk, Selasa (24/3/2026). (Foto: Lurah Gilimanuk).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS-  Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Peh kondisinya kritis akibat krisis alat berat sehingga pengiriman sampah dari Pelabuhan Gilimanuk sempat ditangguhkan karena TPA mengalami kelebihan kapasitas (overload).

Ironisnya, dari lima unit alat berat yang dimiliki, empat di antaranya dalam kondisi rusak total. Saat ini, operasional TPA hanya bergantung pada satu unit ekskavator sewaan dari pihak swasta.

Kepala UPTD TPA Peh, Putu Ardana, mengungkapkan bahwa proses penataan sampah terhambat karena keterbatasan armada. Perbaikan alat yang rusak pun terkendala oleh momen libur cuti bersama Lebaran 2026.

"Teknisi baru bisa datang besok setelah libur. Mudah-mudahan perbaikan segera dilakukan agar pengelolaan kembali optimal," ujar Ardana, Rabu (25/3/2026).

Masalah ini kian pelik lantaran rencana pengadaan unit baru batal akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Kerusakan alat berat ini dilaporkan terjadi secara bertahap hingga puncaknya seluruh unit milik TPA tidak dapat difungsikan sama sekali.

Sementara itu, sampah kiriman dari Gilimanuk dilaporkan sudah mulai masuk ke TPA Peh sejak tiga hari terakhir. Tercatat, dua unit truk pengangkut telah mengirimkan sekitar 9 ton sampah pemudik ke lokasi tersebut.

“Sampah dari Gilimanuk sudah masuk ke TPA Peh, ya kendala alat berat rusak sehingga sampah masih terurai, sampah Gilimanuk dari kemarin sudah masuk,” jelasnya.

Meski dalam keterbatasan, sampah harian dari wilayah lain tetap dipaksakan masuk.

Ardana menegaskan komitmennya untuk segera mempercepat perbaikan alat guna mengurai gunungan sampah yang mulai tak terkendali. (dik)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama