Tim Penjaringan dan Penyaringan Caketum KONI Bali 2026-2030 diketuai Maryoto Subekti saat melakukan verifikasi terhadap kelengkapan bacalon Ketum KONI Bali I Nyoman Giri Prasta. (Foto: Humas KONI Bali)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta ditetapkan oleh
Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Tunggal Ketua Umum KONI Bali masa
bakti 2026-2030.
Dengan demikian, jika tidak aral melintang, mantan Bupati
Kabupaten Badung itu akan ketok palu sebagai Ketum KONI Bali yang baru pada Musorprov
KONI Bali, Senin (23/3/2026) di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali,
Denpasar.
TPP yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan KONI Provinsi
Bali Nomor 33 Tahun 2026, pada Senin (16/3/2026) telah melaksanakan rapat pleno
verifikasi dan validasi dokumen persyaratan bakal calon Ketua Umum KONI Bali.
Rapat pleno tersebut sekaligus menjadi batas akhir
pelaksanaan verifikasi berkas bakal calon yang telah mendaftarkan diri.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen yang masuk hingga penutupan pendaftaran,
TPP mencatat hanya terdapat satu bakal calon yang mengembalikan berkas
pendaftaran secara lengkap, yaitu I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., yang saat ini
menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali.
Dari hasil verifikasi dokumen, bakal calon tersebut
memperoleh dukungan tertulis yang berasal dari cabang olahraga prestasi, badan
fungsional, serta KONI kabupaten/kota di Bali. Jumlah dukungan tersebut
melampaui syarat minimal 30 persen dukungan pemegang hak suara dalam Musorprov
KONI Bali.
Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi tersebut, TPP
menetapkan I Nyoman Giri Prasta, S.Sos. sebagai Calon Tunggal Ketua Umum KONI
Provinsi Bali Masa Bakti 2026–2030.
Dengan demikian, yang bersangkutan dinyatakan lolos verifikasi
dan memenuhi syarat untuk dibawa ke Forum Musyawarah Olahraga Provinsi
(Musorprov) KONI Bali Tahun 2026.
Ketua TPP Maryoto Subekti didampingi Wakil Ketua Fredrik
Billy, Sekretaris Ida Bagus Dipta, serta Anggota Agung Dian Hendrawan, I Komang
Suartana menyampaikan bahwa seluruh proses penjaringan dan penyaringan telah
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan serta jadwal yang telah ditetapkan.
“Hasil penetapan ini selanjutnya akan disampaikan secara
resmi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Bali yang dijadwalkan
pada 23 Maret 2026,” ujar Maryoto. (djo)
