Wabup Ipat saat melepas ekspor 2,4 ton produk Pre-rolled cones senilai lebih dari Rp 4 miliar dengan tujuan Los Angeles, Amerika Serikat, bertempat di pabrik PT Mitra Prodin Jembrana, Kamis (16/4/2026). (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Wakil Bupati, I Gede Ngurah
Patriana Krisna (Ipat) meminta PT Mitra Prodin agar lebih memperkuat
pemberdayaan SDM (Sumber Daya Manusia) daerah khususnya warga Jembrana.
Ia menekankan bahwa investasi besar yang masuk ke daerah
harus berjalan selaras dengan pengurangan angka pengangguran masyarakat
setempat.
"Meski saat ini mayoritas pegawai sudah berasal dari
masyarakat lokal, Saya minta agar jumlah tersebut terus diperbanyak lagi sesuai
dengan kebutuhan industri saat ini," ungkapnya saat melepas ekspor 2,4 ton
produk Pre-rolled cones senilai lebih dari Rp 4 miliar dengan tujuan Los
Angeles, Amerika Serikat, bertempat di pabrik PT Mitra Prodin Jembrana, Kamis
(16/4/2026).
Ekspor Pre-rolled cones senilai Rp 4 miliar lebih tersebut
juga dihadiri Kepala Kanwil Bea Cukai Bali Nusra Iyan Rubianto, Kepala KPPBC
TMP A Denpasar I Made Aryana, dan Direktur PT Mitra Prodin Robert Hensby.
Di sisi lain, Wakil Bupati Ipat menyampaikan momentum ini
merupakan tonggak penting yang membuktikan bahwa penetapan kawasan berikat
mampu meningkatkan daya saing industri serta memperluas akses pasar global. Ia
mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga ekspor
ini dapat terealisasi.
"Kami berharap keberhasilan ekspor perdana ini tidak
berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi
bagi pelaku usaha lainnya untuk menembus pasar internasional," ujar Wabup
Ipat.
Sementara itu, Kepala Kanwil Bea Cukai Bali Nusra, Iyan
Rubianto, menjelaskan bahwa PT Mitra Prodin telah memanfaatkan insentif fiskal
sebesar Rp9,2 Miliar sejak Agustus 2025.
Ia memaparkan, fasilitas tersebut mencakup pembebasan Bea
Masuk serta PPN tidak dipungut, yang bertujuan agar perusahaan dapat terus
berkembang dan memberikan dampak ekonomi nasional maupun regional.
Iyan Rubianto juga menekankan pentingnya kepatuhan
perusahaan terhadap regulasi, terutama dalam menjaga sistem IT Inventory dan
CCTV sebagai sarana pengawasan.
"Kegiatan ekspor ini memberikan dampak ekonomi yang
signifikan. Multiplier effect dari perkembangan perusahaan tersebut berupa
penyerapan tenaga kerja, tumbuhnya kegiatan perekonomian setempat seperti
transportasi, tempat kos, dan warung makan yang akan memperkuat perekonomian
Jembrana," jelas Iyan Rubianto.
Direktur Mitra Prodin, Robert Hensby mengatakan,
Mitra Prodin sendiri selama ini sudah terkenal sebagai perusahaan yang
mempekerjakan ribuan karyawan di Bali.
Tentu ia berharap, dengan adanya fasilitas ini, PT
Mitra Prodin bisa berperan menumbuhkan perekonomian Bali, yang nantinya
akan berdampak positif pada pekerja dan masyarakat Bali pada umumnya.
"Dengan adanya fasilitas ini, kita sangat berharap
bahwa apa yang kita dapat ini, keuntungan yang kita dapat ini bisa kembali lagi
ke masyarakat dan karyawan yang ada di sini," pungkasnya. (prokopim Jbr)
