Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah WNA asal Republik Serbia setelah ditemukan meninggal dunia diduga tenggelam di Pantai Mengiat, Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Selasa (28/4/2026). (Foto: Basarnas Bali)
BADUNG, PERSPECTIVESNEWS- Seorang Warga Negara Asing
(WNA) asal Republik Serbia diduga tenggelam di Pantai Mengiat, Nusa Dua,
Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Selasa (28/4/2026). Korban diketahui
bernama Sinisa Bilanovic (57).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman
Sidakarya mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari warga pada Rabu
(29/4/2026) sekitar pukul 09.30 Wita.
"Informasi tersebut baru kami memperoleh laporan dari
warga bernama Parma, dikatakan bahwa kejadiannya kemarin," ungkapnya.
Sidakarya menjelaskan, peristiwa bermula saat korban bersama
17 wisatawan lainnya tiba di Pantai Mengiat, Nusa Dua sekitar pukul 11.00 Wita.
Hingga pukul 17.00 Wita, korban tidak kunjung kembali ke rombongan.
Pihak tour guide bersama rombongan sempat melakukan
pencarian di sekitar pantai, namun hasilnya nihil. Selanjutnya, kejadian
tersebut dilaporkan kepada Polairud Polresta Denpasar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Kantor Pencarian dan
Pertolongan Denpasar yang berjumlah 7 orang langsung diberangkatkan menuju
lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, dilakukan koordinasi dengan unsur SAR
lainnya dan kemudian diturunkan rubber boat.
"Keseluruhan personel dibagi menjadi 2 SRU, yakni
melakukan penyisiran di perairan dengan 2 unit rubber boat dan pencarian oleh
tim darat ke arah utara," tambah Sidakarya.
Hingga pukul 12.00 Wita, tim SAR gabungan belum menemukan
korban. Tak lama berselang diperoleh informasi ada penemuan jenasah terdampar.
"Pada pukul 13.36 Wita, korban ditemukan terdampar 700 meter dari LKM
dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya.
Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar
dengan menggunakan Ambulance Balawista Kuta Selatan.
Upaya pencarian melibatkan unsur SAR gabungan dari Tim
Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polairud Polresta Denpasar,
Balawista Kuta Selatan, masyarakat setempat, serta rekan korban. (dik)
