Gubernur Koster saat menerima audiensi DPD ASITA Bali di Jayasabha, Denpasar, Senin (6/4). Foto: Hms. Prov. Bali.
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali dalam mengembangkan potensi sport tourism. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi DPD ASITA Bali di Jayasabha, Denpasar, Senin (6/4).
Dalam pertemuan tersebut, ASITA Bali memaparkan rencana ajang lari bertajuk “Road to 100 Tahun Pariwisata Bali”. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya promosi destinasi wisata secara berkelanjutan dan strategis.
Ketua DPD ASITA Bali, I Putu Winastra, menjelaskan bahwa ajang fun run ini akan mengusung konsep lintasan 5 kilometer dan 10 kilometer dengan target partisipasi mencapai 20.000 peserta, dengan titik awal di kawasan Jatiluwih Rice Terraces.
“Tema yang kami usung adalah 'Begin the Journey from Jatiluwih'. Ke depan, event ini akan digelar bergilir di setiap kabupaten di Bali guna memperluas jangkauan promosi destinasi lokal,” ujar Winastra.
Sebagai organisasi yang eksis sejak 1974, ASITA berkomitmen memperkuat tata kelola industri perjalanan melalui sinergi regulasi, termasuk implementasi Pergub Bali Nomor 28 Tahun 2020. Selain itu, ASITA juga mendorong standarisasi keamanan dan kebersihan di seluruh objek wisata Bali.
Selain ajang lari, ASITA Bali juga tengah bersiap menyelenggarakan Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 pada 28–31 Mei mendatang di Nusa Dua. Hingga saat ini, ajang bergengsi tersebut tercatat akan diikuti 301 buyer dari 40 negara serta 270 perusahaan peserta pameran, ditambah partisipasi dari 11 provinsi di Indonesia. Jumlahnya akan bertambah seiring mendekatnya waktu BBTF.
Menanggapi rencana tersebut, Gubernur Koster menegaskan bahwa sport tourism adalah kunci penguatan sektor pariwisata. Ia mengingatkan bahwa Bali memegang peranan vital bagi ekonomi nasional.
“Pariwisata Bali berkontribusi sekitar 53 persen terhadap devisa pariwisata nasional dan menyumbang 45 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia,” ungkap Koster.
Ia menambahkan, pemerintah terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur strategis seperti shortcut Denpasar–Singaraja, underpass Jimbaran, hingga penataan kawasan Pura Batur untuk meningkatkan daya saing Bali di kancah global. Koster berharap kolaborasi dengan ASITA dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bali. (*)