Perspectives News

Misi Lestarikan Tradisi: Dekranasda Denpasar dan Aceh Utara Berbagi Inspirasi Tenun


Wakil Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat menerima kunjungan dari Ketua Dekranasda Aceh Utara, Ny. Musliana Ismail, di sentra perajin Tenun Ikat Bali Nusa, Denpasar, Rabu (15/4).


DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS– Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menyambut hangat kunjungan Ketua Dekranasda Aceh Utara, Ny. Musliana Ismail, di sentra kerajinan Tenun Ikat Bali Nusa, Denpasar, Rabu (15/4). Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk saling berbagi pengalaman sekaligus memperkuat kolaborasi antar-daerah dalam melestarikan warisan kain tradisional.

Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Dekranasda Denpasar berkomitmen penuh pada program kerja yang berfokus menggali, melestarikan, dan mengembangkan budaya lokal.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas produk dan kapasitas para perajin. Ini bukan sekadar bisnis, tapi bagian dari penguatan jati diri bangsa dan menjaga kearifan lokal,” ujar Ayu Kristi yang saat itu didampingi Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari.

Di sisi lain, Ny. Musliana Ismail mengungkapkan alasan memilih Denpasar sebagai lokasi studi banding. Menurutnya, Denpasar telah berhasil menjaga eksistensi dan mengembangkan Tenun Ikat Endek secara luar biasa. Ia berharap ilmu yang didapat dari kunjungan ini bisa diadaptasi untuk kemajuan kerajinan di Aceh Utara.

Kunjungan ini terasa lebih spesial dengan adanya sesi berbagi langsung bersama pemilik Tenun Ikat Bali Nusa, Primasari Pande. Ia memaparkan perjalanan usahanya yang telah berdiri sejak tahun 1982. Bahan baku yang digunakan adalah katun dan sutra berkualitas, serta proses produksi yang dimulai dari benang hingga menjadi kain menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM).

Primasari juga menekankan bahwa perawatan kain tenun ikat endek memerlukan perlakuan khusus agar kualitas dan keindahannya tetap terjaga. 

Melalui sinergi ini, diharapkan muncul semangat baru bagi kedua daerah untuk terus mendorong daya saing produk lokal di kancah nasional sekaligus memastikan warisan leluhur tidak lekang oleh waktu. (Pur/humasdps)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama