Polres Jembrana melakukan sidak terhadap rantai pasokan
pangan yang masuk ke lingkungan kepolisian melalui dapur SPPG. Fokus utama
pemeriksaan menyasar pada standar higiene dan sanitasi di pusat produksi tahu
dan tempe di Kecamatan Negara, Rabu (15/4/2026). (FOTO: Polres Jembrana).
JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS - Polres Jembrana melakukan inspeksi mendadak (sidak)
terhadap rantai pasokan pangan yang masuk ke lingkungan kepolisian melalui
dapur SPPG. Fokus utama pemeriksaan menyasar pada standar higiene dan sanitasi
di pusat produksi tahu dan tempe di Kecamatan Negara, Rabu (15/4/2026).
Pengecekan dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP I Gede Alit
Darmana dan Kasat Intelkam AKP I Kadek Ardana melibatkan tim medis dari
Sidokkes Klinik Pratama Polres Jembrana. Dua lokasi yang menjadi sasaran utama
adalah pabrik tahu UD Sido Dadi di Desa Kaliakah dan pabrik tempe milik Zaiful
Bahri di Kelurahan Lateng.
Meski proses distribusi terus berjalan, tim gabungan
menemukan sejumlah catatan krusial terkait kelayakan produksi di antaranya
masih ditemukan penjamah makanan yang belum menerapkan standar kebersihan
optimal saat mengolah bahan baku.
Selain itu juga ditemukan adanya lalat di area produksi dan
kondisi bak penampungan air yang kurang terawat dan peralatan produksi dinilai
perlu pembersihan lebih intensif guna menghindari kontaminasi silang.
Menanggapi temuan tersebut, Polres Jembrana tidak langsung
memberikan sanksi berat, melainkan mengedepankan pembinaan dan edukasi. Para
pemilik usaha diminta segera memperbaiki sistem pengelolaan limbah, mewajibkan
penggunaan pakaian kerja yang sesuai, dan menjaga sterilitas lokasi produksi.
"Pengawasan ini adalah langkah preventif. Kami ingin
memastikan bahan pangan yang dikonsumsi personel benar-benar aman dan layak.
Pembinaan kami lakukan agar pelaku usaha mampu meningkatkan standar
produksinya," ujar Kasi Humas Polres Jembrana, Ipda Putu Budi Arnaya, saat
dikonfirmasi.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin
terhadap mitra penyuplai SPPG Polres Jembrana. Sementara itu, untuk pemasok
ayam potong yang berlokasi di Desa Kapal, Badung, pihak kepolisian telah
mengagendakan jadwal pemeriksaan susulan dalam waktu dekat. (dik)
