Petugas mengevakuasi dan melakukan olah TKP kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara motor di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 76-77, tepatnya di Banjar Sumbul, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana pada Sabtu (4/4/2026) petang. (Foto: Polsek Mendoyo).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kecelakaan maut kembali
terjadi di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 76-77, tepatnya di
Banjar Sumbul, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana pada Sabtu
(4/4/2026) petang.
Seorang pemudik pengendara motor asal Banyuwangi dilaporkan tewas
di lokasi kejadian setelah tergilas ban truk kontainer.
Kapolsek Mendoyo, Kompol Wayan Sartika, saat dikonfirmasi
Minggu (5/4/2026) membenarkan kecelakaan maut yang terjadi sekitar pukul 18.15
WITA tersebut.
Menurutnya, kecelakaan diduga kuat dipicu oleh hilangnya
kendali kendaraan (out of control) akibat cuaca ekstrem.
"Saat kejadian, wilayah tersebut sedang diguyur hujan
lebat yang membuat kondisi aspal menjadi sangat licin," ujar Kompol Wayan
Sartika, Minggu sore.
Peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Vario (P 6711 VA)
yang dikendarai oleh Bilal Bima Yuda (25) melaju dari arah barat (Gilimanuk)
menuju timur (Denpasar), saat arus balik pasca Lebaran. Setibanya di lokasi
kejadian yang merupakan jalan lurus beraspal, korban tiba-tiba terjatuh ke sisi
kanan jalan.
Nahas, pada saat yang bersamaan, sebuah Truk Kontainer (L
8669 UF) yang dikemudikan oleh Andi Supriyanto (43) melintas dari arah
berlawanan (timur ke barat). Karena jarak yang sudah terlalu dekat, ban
belakang sebelah kanan truk menggilas bagian kepala korban.
Akibat benturan keras tersebut, korban Bilal Bima Yuda
dinyatakan tewas di tempat. Sementara itu, pengemudi truk asal Surabaya
dilaporkan dalam keadaan sehat tanpa luka sedikit pun.
Secara fisik, kendaraan korban hanya mengalami pecah kaca
spion kiri, sedangkan truk kontainer tidak mengalami kerusakan berarti.
Pihak Polsek Mendoyo telah mengambil langkah-langkah cepat
di lokasi, termasuk, mendatangi dan melakukan olah TKP, mengamankan barang
bukti (kendaraan yang terlibat) dan berkoordinasi dengan Unit Gakkum Satlantas
Polres Jembrana.
"Saat ini kasus tersebut telah dilimpahkan dan
ditangani oleh Unit Zebra Satlantas Jembrana untuk proses penyelidikan lebih
lanjut," tutup Kapolsek.
Pihak kepolisian pun mengimbau para pengguna jalan untuk
lebih waspada dan mengurangi kecepatan, terutama saat berkendara di tengah
guyuran hujan lebat. (dik)
