Yabes Tanuri (kanan) dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir berfoto bersama seusai pembukaan turnamen Bali 7s di Bali United Training Center, Gianyar, Jumat (3/4/2026) sore (Foto: djo)
GIANYAR,
PERSPECTIVESNEWS – Turnamen sepak bola bertajuk International Youth
Football Tournament Bali 7s tahun ini diikuti 8.000 pesepak bola. Jumlah ini
meningkat dibanding peserta tahun lalu sebanyak 6.334 pesepak bola dan tahun
2024 dengan 3.150 pesepak bola.
Turnamen untuk kelompok usia U8, U10, U12, U14, U16, Pro dan
Women ini digelar di Bali United Training Center (BUTC) Gianyar sejak Kamis
(2/4/2026) dan akan berakhir pada Minggu (5/4/2026).
Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat membuka turnamen ini pada
Jumat (3/4/2026) mengatakan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan kompetisi usia
muda yang kini sudah memasuki tahun ketiga.
“Youth Football Tournament Bali 7s ini mampu hadir secara
konsisten dari tahun ke tahun, menjaga kesempatan talenta kita mewujudkan mimpi
mereka menjadi pesepak bola profesional di masa depan,” ujar Erick yang juga
Menteri Pemuda dan Olahraga RI ini.
Keikutsertaan mereka, termasuk juga peserta dari Asia dan
Eropa, kata Erick, bukan sekadar mengasah bakat dan merasakan atmosfer
pertandingan di lapangan, tapi juga membentuk karakter sportif, menjalin
persahabatan dan persaudaraan dengan para peserta lintas negara dan budaya.
“Turnamen ini juga bukti nyata bahwa Indonesia mampu menjadi
tuan rumah kegiatan olahraga usia dini berskala internasional dan berkualitas.
Yang tidak kalah penting, kegiatan ini turut memberikan dampak bagi
perekonomian daerah melalui pemberdayaan UMKM, sektor pariwisata, serta ekonomi
kreatif,” ujarnya.
erick meyakini ajang seperti ini memiliki peran strategis
dalam mendorong kemajuan sport tourism di Indonesia. Oleh karena itu,
Kementerian Pemuda dan Olahraga mendukung penuh penyelenggaraan Bali 7s sebagai
bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga berkelanjutan dan memaksimalkan
potensi sektor wisata olahraga Tanah Air.
Direktur Tournament Bali 7s 2026, Yabes Tanuri mengatakan, 8
ribu peserta tahun ini berasal Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina,
Australia, India dan Belanda. Panitia menyiapkan 39 lapangan untuk mereka
bertanding.
Yabes mengatakan, 8
ribu peserta itu berasal dari 500 tim sepak bola, sedangkan tahun lalu dengan
jumlah 6.334 pesepak bola berasal dari 389 tim, dan tahun 2024 jumlah peserta
3.150 pesepak bola dari 225 tim.
“Harapan kami turnamen ini bisa menjadi ajang pengembangan
generasi muda untuk menjadi pesepak bola profesional di masa depan, salah
satunya mencetak pemain Timnas Indonesia di masa mendatang,” demikian Yabes
Tanuri. (djo)
