
Ed Brea, General Manager of The Meru Sanur and Bali Beach Hotel, The Heritage Collection (kiri) saat menerima Sertifikasi Pengurangan Emisi Karbon dari GUAVA International. (Foto: Ist)
SANUR, PERSPECTIVESNEWS- The Meru Sanur dan Bali
Beach Hotel, The Heritage Collection menerima Sertifikasi Pengurangan Emisi
Karbon di tahun 2025 dari GUAVA International, sebuah organisasi global yang
berfokus pada pengembangan solusi keberlanjutan yang terukur dan berdampak.
Sertifikat tersebut diterima saat kegiatan Hari Bumi yang diperingati
pada Rabu (22/4/2026). Ini membuktikan sekaligus pengakuan keberhasilan The
Meru Sanur dalam mengurangi emisi karbon sebesar 20kg CO2e melalui
optimalisasi dry amenities kamar yang lebih ramah lingkungan. Sebuah langkah
nyata dalam mentransformasikan operasional hotel menjadi lebih bertanggung
jawab.
Pencapaian ini semakin diperkuat melalui proses verifikasi
independen oleh KPMG, yang memastikan bahwa setiap pengukuran dan pelaporan
emisi dilakukan secara transparan, akurat, dan sesuai dengan standar
internasional.
Dengan demikian, inisiatif ini tidak hanya menjadi simbol
komitmen, tetapi juga bukti konkret bahwa praktik keberlanjutan dapat
diintegrasikan secara strategis dalam operasional perhotelan modern.
Melalui kolaborasi ini, The Meru Sanur menegaskan posisinya
sebagai destinasi wellness yang tidak hanya berfokus pada pengalaman tamu,
tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan visi untuk
menciptakan dampak positif jangka panjang bagi bumi dan generasi mendatang.
“Pada Hari Bumi ini, kami tidak hanya menanam pohon, tetapi
juga menanam fondasi dari sebuah ekosistem hidup yang mencerminkan komitmen
jangka panjang kami terhadap keberlanjutan dan kesejahteraan. Ethnobotanical
Garden akan menjadi ruang yang bermakna di kawasan The Sanur, di mana alam,
penyembuhan, dan komunitas berpadu bagi para tamu, tenant, dan pasien kami,”
ujar Caitie Younghwa Lee, Vice President Operations & Customer Relations.
Ed Brea, General Manager of The Meru Sanur and Bali Beach
Hotel, The Heritage Collection menambahkan, “Memperingati Hari Bumi melalui
inisiatif ini sejalan dengan visi kami untuk menciptakan destinasi yang tidak
hanya menawarkan keramahan kelas dunia, tetapi juga melestarikan serta
merayakan warisan alam dan budaya Bali. Bersama The Heritage Associates, kami
bangga dapat melanjutkan sebuah warisan yang menghubungkan masa lalu, masa
kini, dan masa depan melalui aksi yang bermakna,” ujar Ed Brea.
Tanam Pohon di Hari Bumi
Menanam berbagai pohon di Hari Bumi, di Ethnobotanical Garden yang berada di kawasan “The Sanur” Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan. (Foto: Ist)
Dalam rangka memperingati Hari Bumi, The Meru Sanur dan Bali
Beach Hotel, The Heritage Collection menghadirkan sebuah inisiatif
berkelanjutan yang bermakna melalui kegiatan penanaman pohon yang terinspirasi
dari filosofi Panca Maha Bhuta, yang merepresentasikan keseimbangan lima elemen
alam: tanah, air, api, udara, dan alam semesta.
Bertempat di Ethnobotanical Garden yang berada di kawasan
“The Sanur” Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan, kegiatan ini tidak hanya
menjadi simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga bagian
dari langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan melalui upaya pengurangan
emisi karbon dari penggunaan dry amenities yang tersedia di setiap kamar The
Meru Sanur.
Inisiatif ini mencerminkan dedikasi berkelanjutan dalam
menjaga harmoni antara manusia, alam, dan budaya, sejalan dengan nilai-nilai
kearifan lokal Bali.
Inisiatif ini dilaksanakan bersama The Heritage Associates,
individu -individu terhormat yang telah mendedikasikan puluhan tahun pengabdian
sejak era Grand Inna Bali Beach.
Sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi luar biasa
mereka, The Heritage Associates diundang untuk menyaksikan perkembangan
Ethnobotanical Garden serta turut berpartisipasi dalam penanaman pohon, yang
melambangkan jembatan antara warisan masa lalu dan keberlanjutan di masa depan.
Setiap pohon yang ditanam di Ethnobotanical Garden bukan
sekadar sebagai penghijauan, melainkan sebagai simbol keseimbangan hidup yang
berakar pada Pertiwi, mengalir bersama Apah, menyala dalam Teja, bernapas
melalui Bayu, dan terhubung melalui Akasa menghadirkan harmoni Tri Hita Karana
dalam sebuah ruang wellness yang hidup. (lan/*)
