Perspectives News

Tim Uber Indonesia Menang 3-2 Atas Kanada

 

Tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan menyumbang poin kemenangan bagi tim Uber Indonesia atas Kanada setelah menundukkan Wen Yu Zhang dengan skor 21-16, 21-19. (Foto: PBSI)

JAKARTA, PERSPECTIVESNEWS – Tim Uber Indonesia menang tipis 3-2 atas Kanada pada penyisihan Grup C di Forum Horsens, Denmark pada Minggu (26/4/2026) dini hari.

Indonesia lebih dulu tertinggal 0-1 setelah tunggal pertama Putri Kusuma Wardani kalah tiga gim dari Michelle Li dengan skor 21-16, 11-21 dan 16-21.

Ganda putri pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 setelah menang mudah atas Jackie Dent/Crystal Lai dengan skor 23-21, 21-10.

Selanjutnya tunggal kedua Thalita Ramadhani Wiryawan memperbesar keunggulan tim Uber Indonesia menjadi 2-1 setelah mengalahkan Wen Yu Zhang dengan skor 21-16, 21-19.

Ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengunci kemenangan tim Uber Indonesia atas Kanada setelah menang dua gim atas  Catherine Choi/Josephine Wu dengan skor 21-18, 21-11.

Partai terakhir atau kelima tunggal putri Ni Kadek Dhinda Amartya gagal mengalahkan wakil Kanada Rachel Chan setelah dipaksa menyerah dengan tiga gim 21-13, 19-21 dan 11-21.

Dikutip dari keterangan resmi PP PBSI, Putri Kusuma Wardani mengaku dirinya kurang puas dengan permainan hari ini karena gim pertama bisa menang, tapi kedua dan ketiga ia banyak melakukan kesalahan.

“Michelle mengubah tempo pola karena memang di sini posisi bola jauh lebih kencang dari pertandingannya yang biasa kita bermain. Itu juga salah satu yang Michelle banyak mengambil poin dengan banyak dari depan lalu menyerang dengan sangat baik, sementara defense saya banyak ngambang dan tidak enak. Saya nggak bisa keluar dari tekanan yang ada di lapangan,” akunya.

Sementara Febriana Dwipuji Kusuma bersyukur ia dan Meilysa Trias Puspitasari akhirnya bisa mengatasi keadaan meski di awal pertandingan bermain terburu-buru dan tidak tenang.

“Di gim pertama ramai, seperti kurang banyak pukulan jadi banyak mati sendiri dan salah buangan. Gim kedua kami bisa membalikkan keadaan dengan coba untuk melawan dan itu berhasil,” ujarnya.

Ungkapan syukur juga disampaikan tunggal kedua Thalita Ramadhani Wiryawan, yang bisa membuat skor menjadi 2-1 untuk keunggulan tim Indonesia.

“Alhamdulillah saya bisa menang, bisa menyumbang poin untuk Indonesia. Pastinya senang banget, excited juga. Saya dari dulu pengen banget main di Uber Cup dan tahun ini alhamdulillah bisa terpilih,” ujarnya.

 Sedangkan Siti Fadia Silva Ramadhanti mengatakan di pertandingan pertama ia dan Amallia Cahaya Pratiwi startnya terlalu buru-buru dan terlalu banyak mati sendiri.

“Kami belum terbiasa juga dengan shuttlecock karena sepertinya yang dipakai saat latihan agak berbeda lajunya. Ke depan kami harus lebih tenang di gim-gim awal karena kan beregu pasti ada atmosfer yang bikin tegang, sangat berbeda dengan perorangan,” ujarnya. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama