TKP kos korban yang dipasangi garis polisi saat olah
kejadian perkara di Banjar Tunjung, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo,
Senin 11 Mei 2026. (Foto: Perbekel Delod Berawah).
JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS- Seorang anggota Kepolisian Resor Jembrana, Aipda I Made
SP (46), ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami kejang-kejang
hebat di kamar kosnya di Banjar Tunjung, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo,
Jembrana, Minggu (10/5/2026) malam.
Insiden tragis ini bermula saat korban, yang saat itu sedang
berdinas siang di Polsek Negara, mengeluh sakit kepala hebat. Sekitar pukul
11.00 Wita, korban meminta izin kepada petugas Provost untuk pulang
beristirahat di tempat kos milik Ida Bagus KAP.
Upaya medis sempat dilakukan oleh korban dengan mendatangi
dokter praktik di Kelurahan Tegalcangkring pada malam harinya. Berdasarkan
hasil pemeriksaan medis, tensi korban mencapai 165/95 dan dokter sempat
menyarankan pemeriksaan jantung lebih lanjut. Namun, takdir berkata lain.
Setibanya di kos dan meminum obat yang diberikan, kondisi korban memburuk
dengan cepat.
"Hanya berselang sepuluh menit setelah minum obat dan
masuk kamar, saksi menemukan korban dalam kondisi kejang-kejang dan
mengeluarkan busa dari hidung serta mulut," ujar Kasat Reskrim Polres
Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana, Selasa (12/5/2026).
Rekan-rekan korban segera melarikan Made SP ke Puskesmas I
Mendoyo. Sayangnya, setibanya di puskesmas sekitar pukul 21.20 Wita, dokter
jaga dr. Rengga Septivianti menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.
AKP Gede Alit membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan
bahwa dugaan kuat penyebab kematian adalah faktor kesehatan. "Penyebab
kematian korban diduga karena serangan jantung," tegasnya.
Polisi memasang garis polisi di TKP, dan jenazah anggota
kepolisian yang berstatus duda tersebut kini telah dibawa ke rumah duka di Desa
Berangbang, Kecamatan Negara, untuk proses pemakaman.
Perbekel Delod Berawah, I Made Rentana, mengaku terkejut
dengan peristiwa ini karena sebelumnya tidak mengetahui bahwa korban tinggal di
wilayahnya.
"Setelah mendapat info, saya langsung cek ke lokasi. Informasinya memang korban meninggal di puskesmas setelah sempat jatuh sakit di kamar kos," tutupnya. (dik)
