Perspectives News

Tragis, Ibu Tewas Terlindas Truk di Jembrana

 


Kecelakaan maut yang merenggut nyawa kembali terjadi di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di wilayah Banjar Candikusuma, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. (FOTO: Polsek Melaya).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kecelakaan maut yang merenggut nyawa kembali terjadi di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di wilayah Banjar Candikusuma, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Peristiwa tragis ini melibatkan sebuah sepeda motor Honda PCX, sebuah truk trailer kontainer, dan satu sepeda motor misterius yang langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarmadi, membenarkan adanya insiden kecelakaan lalu lintas tersebut. Kecelakaan ini menyebabkan satu keluarga asal Wuluhan, Jember, Jawa Timur, menjadi korban. Sang ibu meninggal dunia di tempat, sementara anak balitanya yang masih berusia 5 tahun mengalami luka berat.

"Kecelakaan berawal saat truk trailer head bernomor polisi L 9084 UR yang dikemudikan oleh Setiono Mariono (47) bergerak dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk). Kondisi jalan di lokasi terpantau lurus dengan marka putus-putus dan cuaca cerah," ujar Kompol I Putu Suarmadi saat memberikan keterangan, Sabtu (30/5/2026).

Secara mengejutkan, dari arah belakang truk, muncul dua sepeda motor yang bergerak beriringan untuk menyalip truk trailer tersebut. Kedua motor itu adalah Honda PCX bernomor polisi DK 2391 FCQ yang dikendarai Abdulloh (30) bersama anak istrinya, dan satu sepeda motor lain yang tidak diketahui identitasnya.

Saat sedang menyalip, kedua sepeda motor tersebut mengalami serempetan (kres). Senggolan keras itu membuat motor misterius terjatuh ke arah kanan, lalu pengendaranya segera bangkit dan kabur meninggalkan lokasi. Malangnya, sepeda motor Honda PCX yang dikendarai Abdulloh justru oleng dan terjatuh ke arah kiri.

Istri Abdulloh yang dibonceng di bagian belakang terlempar dan langsung terlindas oleh ban belakang sebelah kanan dari truk trailer tersebut. Akibat luka parah yang dideritanya, korban langsung meninggal dunia (MD) di lokasi kejadian dan segera dievakuasi ke RSU Negara.

Sementara itu, anak mereka yang baru berusia 5 tahun, Ahmad Zio Langeng Pradana, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Bocah malang tersebut mengalami luka lecet di wajah dan pergelangan tangan kirinya remuk. Ia langsung dilarikan ke Puskesmas Melaya sebelum akhirnya dirujuk ke RSU Negara untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Abdulloh selaku pengendara motor dalam kondisi sadar dan hanya mengalami luka ringan, sedangkan sopir truk trailer dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

Pihak Kepolisian Polsek Melaya telah melakukan tindakan cepat dengan mendatangi TKP, menolong para korban, mengamankan barang bukti berupa kendaraan, serta mencatat keterangan para saksi di lokasi.

"Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut telah kami limpahkan dan ditangani langsung oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polres Jembrana untuk proses penyelidikan dan pengejaran lebih lanjut terhadap pengendara motor misterius yang melarikan diri," tutup Kompol Suarmadi. (dik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama