Kondisi ternak sapi di salah satu kandang peternak di wilayah Kecamatan Melaya, Jembrana, Jumat (15/5/2026). (Foto:dik/Perspectives)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Menjelang Hari Raya
Iduladha 1447 H yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, Dinas Pertanian, Perikanan
dan Pangan Kabupaten Jembrana memastikan bahwa stok sapi maupun kambing di
"Gumi Makepung" saat ini mengalami surplus signifikan.
Berdasarkan data resmi, ketersediaan sapi di Jembrana
menembus angka 3.487 ekor, sementara estimasi kebutuhan untuk Iduladha hanya
berkisar di angka 309 ekor. Kondisi serupa juga terjadi pada komoditas kambing,
dengan stok melimpah mencapai 1.589 ekor berbanding terbalik dengan perkiraan
kebutuhan yang hanya 388 ekor.
"Secara umum, stok kita di Jembrana relatif masih aman.
Merujuk data kita, ketersediaan masih jauh lebih tinggi dibandingkan
kebutuhan," ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Jembrana, I
Gusti Ngurah Putu Sugiarta, Jumat (15/5/2026).
Meski pasokan dijamin aman dan melimpah, pemerintah daerah
tidak ingin kecolongan terkait aspek kesehatan hewan. Langkah preventif berupa
pengawasan ketat telah dijadwalkan guna memberikan rasa aman bagi warga yang
mengonsumsi daging kurban.
Terkait pengawasan kesehatan hewan kurban di Jembrana, kata
dia, Tim Medik Veteriner (Medikvet) akan dikerahkan di setiap kecamatan di
Jembrana.
Pemeriksaan intensif akan dilangsungkan mulai 25 - 28 Mei
2026 dengan metode meliputi pemeriksaan ante mortem (sebelum pemotongan) dan
post mortem (setelah pemotongan).
"Tentunya kita lakukan pemeriksaan. Ini untuk menjamin
hewan kurban yang dikonsumsi nantinya dalam kondisi aman," tegas Sugiarta.
Di akhir penjelasannya, Sugiarta juga mengimbau kepada
masyarakat agar tetap memperhatikan faktor higienis saat mengolah daging. Warga
diharapkan memasak daging kurban dengan matang dan baik demi mengantisipasi
gangguan kesehatan yang tidak diinginkan. (dik)
