Perspectives News

Jagal 76 Tahun Taklukkan Sapi Jumbo Presiden

 

Suasana antusias warga saat prosesi pemotongan sapi bantuan presiden di Masjid Nurul Huda, Banjar Melaya Krajan, Jembrana, Rabu (27/5/2026). (Foto: dik/perspectives)

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Suasana Hari Raya Idul Adha di Masjid Jami Nurul Huda, Banjar Melaya Krajan, Jembrana, mendadak riuh dan penuh antusiasme, Rabu (27/5/2026). Untuk pertama kalinya warga setempat menerima sapi kurban bantuan Presiden RI berupa seekor sapi Bali jumbo dengan bobot fantastis mencapai 680 kilogram.

Menariknya, bintang utama di balik suksesnya penyembelihan sapi raksasa ini adalah Untung, seorang jagal senior yang telah berusia 76 tahun.

Sejak pukul 09.00 Wita, ratusan warga sudah menyemut untuk menyaksikan prosesi langka ini. Mengingat ukuran sapi yang luar biasa besar, Untung harus mengerahkan tenaga ekstra dan strategi khusus.

Jika biasanya ia hanya membutuhkan tiga atau empat orang untuk merobohkan sapi biasa, kali ini tidak kurang dari 14 orang diterjunkan demi menjinakkan sang sapi jumbo. "Baru kali ini saya menyembelih sapi sebesar ini sejak menjadi jagal di sini tahun 2011," ujar Untung.

Pengalaman 15 tahun sebagai jagal dengan rekor menyembelih hampir 150 ekor sapi benar-benar diuji.

Untung membeberkan bahwa leher sapi bantuan presiden yang sangat tebal memaksanya menggunakan pisau khusus.

Proses eksekusi pun membutuhkan empat kali gorokan, berbeda dari sapi biasa yang umumnya selesai dalam tiga kali gerakan pisau. Meski sempat membuat warga waswas saat proses perebahan, keahlian sang jagal tua berhasil menuntaskan tugas dengan aman dan lancar.

Ketua Panitia Kurban, Andre Wijaya, mengungkapkan rasa syukur atas berkah perdana dari presiden ini. Tak hanya dinikmati oleh umat Muslim, pihak panitia memastikan bahwa seluruh daging kurban yang juga mencakup 7 ekor sapi dan 11 ekor kambing lainnya—akan didistribusikan secara inklusif.

"Daging kurban ini kami bagikan kepada sekitar 750 Kepala Keluarga (KK) di Banjar Melaya Krajan, termasuk warga non-Muslim," jelas Andri.

Untuk menjamin keamanan konsumsi, petugas dari Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (PPP) Jembrana langsung melakukan pemeriksaan post-mortem di lokasi. Hasilnya, seluruh hewan kurban, termasuk sapi jumbo bantuan presiden, dinyatakan sehat, higienis, dan sangat layak dikonsumsi oleh masyarakat. (dik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama