Ketua Umum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Bali, Erwan Wiyono (Foto: lan)
DENPASAR,
PERSPECTIVESNEWS - Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Bali
menargetkan meraih dua medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028
di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua PBPI Bali, Erwan Wiyono, Rabu (20/5/2026), di Denpasar
mengatakan cabang olahraga padel pada PON mendatang sudah dipertandingkan
secara resmi karena pada PON sebelumnya di Aceh-Sumatera Utara tahun 2024 cabor
ini dieksebisikan.
“Saat eksebisi dulu padel memperebutkan empat medali emas,
dan PON mendatang sedang dibahas kemungkinan bertambah menjadi lima medali
emas. Dari yang diperebutkan itu Bali membidik dua emas,” ujar Erwan Wiyono.
Erwan tidak menyebutkan secara pasti di nomor apa nantinya
Bali meraih medali emas, yang jelas, kata dia, pihaknya mulai mempersiapkan
regenerasi atlet secara serius untuk menghadapi berbagai ajang nasional hingga
internasional, termasuk PON.
Diakui Erwan Wiyono, padel Bali masih menghadapi tantangan
dalam membangun kekuatan atlet, khususnya sektor putri.
“Kalau atlet aktif yang benar-benar siap bersaing secara
nasional memang belum banyak. Kami masih terus mencari dan membangun
regenerasi,” kata Erwan.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar adalah minimnya
atlet putri di cabang olahraga padel, meski potensi sektor tersebut dinilai
sangat besar di Indonesia. Untuk sekarang, baru satu atlet putri potensial yang
dimiliki Bali. Termasuk 2 atlet putra.
Untuk mempercepat pembinaan, PBPI Bali berencana memperbanyak
turnamen lokal dengan hadiah besar sebagai sarana pembentukan mental dan
kualitas atlet.
“Kalau tidak dimulai dari turnamen-turnamen besar regenerasi
atlet akan sulit terbentuk. Fondasi atlet itu lahir dari kompetisi,” ujarnya.
PBPI Bali sebelumnya sukses meraih hasil positif dalam ajang
nasional dan kini menargetkan peningkatan prestasi pada event-event berikutnya.
Beberapa atlet Bali dinilai sudah cukup matang, terutama di sektor putra.
Selain fokus ke PON, padel Bali juga dipersiapkan menjadi bagian
penting dalam perkembangan padel internasional di Indonesia. Tahun ini
Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah International Junior Asia Cup, seiring
pesatnya pertumbuhan padel di Tanah Air.
“Indonesia termasuk negara dengan perkembangan padel tercepat
di Asia. Peminatnya terus meningkat,” jelas Erwan.
Pengprov PBPI Bali kini juga tengah memperluas organisasi
hingga tingkat kabupaten/kota untuk memperkuat pembinaan atlet daerah secara
berkelanjutan. (lan)
