Seluruh peserta Kampus Yantek beserta Manajemen PLN UP2D Bali dan Manajemen Mitra Kerja Penyedia Tenaga OCC berkesempatan berfoto bersama usai pelatihan, Rabu (13/5/2026). (Foto: PLN)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- PLN UP2D Bali terus memperkuat kualitas pelayanan melalui peningkatan kompetensi Operator Command Center (OCC) melalui kegiatan Kampus Yantek berupa pelatihan dan upskilling komunikasi bagi OCC, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi
pelayanan sekaligus memperkuat koordinasi penanganan gangguan listrik agar
pelanggan dapat memperoleh informasi yang cepat, jelas, dan menenangkan selama
proses penanganan berlangsung.
OCC memiliki peran penting dalam sistem pelayanan
kelistrikan PLN.
Melalui aplikasi PLN Mobile, setiap laporan gangguan
pelanggan akan diterima dan dipantau oleh operator sebelum diteruskan kepada
petugas pelayanan teknik di lapangan. Karena itu, kemampuan komunikasi dan
ketepatan koordinasi menjadi faktor utama agar proses penanganan gangguan dapat
berjalan cepat dan tepat sasaran.
Selain menjadi pusat pemantauan laporan gangguan, OCC juga
berperan sebagai penghubung utama antara PLN dan pelanggan, khususnya dalam
memberikan informasi perkembangan penanganan gangguan secara responsif dan
informatif.
Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan mengatakan, peningkatan
kemampuan komunikasi menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan yang
semakin humanis dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
“Pelanggan saat ini tidak hanya membutuhkan penanganan
gangguan yang cepat, tetapi juga informasi yang jelas dan komunikasi yang
responsif. Karena itu, OCC perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar
pelanggan merasa lebih tenang dan nyaman selama proses penanganan berlangsung,”
ujar Petrus.
Ia menambahkan, peningkatan kompetensi operator juga
diharapkan mampu memperkuat koordinasi internal sehingga proses dispatch
penanganan gangguan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
“Di Bali, keandalan listrik sangat mendukung aktivitas
masyarakat, pariwisata, hingga kegiatan adat dan keagamaan. Karena itu,
pelayanan yang cepat dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam
menjaga kepercayaan pelanggan,” tambahnya.
Sementara itu, Manajemen dari PT Bumi Sentosa I Nengah
Sumardiyasa selaku salah satu perusahaan mitra penyedia tenaga OCC menjelaskan
bahwa pelatihan ini dirancang untuk membangun pola komunikasi pelayanan yang
lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelanggan.
“Peserta tidak hanya dibekali teknik komunikasi pelayanan,
tetapi juga pemahaman dalam menghadapi berbagai karakter pelanggan dan situasi
layanan secara profesional. Harapannya, OCC dapat semakin percaya diri dan
mampu memberikan pelayanan yang cepat, informatif, dan humanis,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, PLN UP2D Bali berharap kualitas
pelayanan penanganan gangguan kelistrikan dapat terus meningkat sehingga
masyarakat Bali memperoleh pengalaman layanan yang semakin baik, cepat, nyaman,
dan terpercaya. (pln/lan)
