Petugas Damkar Jembrana mengevakuasi seekor ular king koros sepanjang sekitar 1 meter yang ditemukan menyelinap dan bersembunyi di balik gulungan karpet di ruang tamu, di sebuah rumah warga di Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, pada Senin (18/5/2026). (Foto: Damkar Jembrana).
JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS- Suasana
tenang di sebuah rumah warga di Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan
Melaya, Jembrana, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Senin (18/5/2026).
Seekor
ular king koros sepanjang sekitar 1 meter ditemukan menyelinap dan bersembunyi
di balik gulungan karpet di ruang tamu.
Kejadian
tersebut pertama kali disadari oleh seorang pembantu rumah tangga (PRT) yang
sedang membersihkan rumah.
Ia
terkejut saat melihat reptil tersebut merayap masuk dari area belakang rumah
menuju pintu depan, sebelum akhirnya memutuskan untuk ‘berlindung’ di balik
gulungan karpet dekat pintu masuk.
Karena dilanda
rasa takut, sang pembantu segera melaporkan temuan itu kepada pemilik rumah,
yang berprofesi sebagai guru di SMA Negeri 1 Melaya. Tanpa mengulur waktu,
pemilik rumah langsung menghubungi Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran
Jembrana untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala
Satuan Polisi Pamong Praja Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Pramana,
membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa Regu III Damkar
Jembrana yang sedang piket langsung diterjunkan ke lokasi begitu menerima
laporan warga.
“Sesampainya
di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan dan berhasil mengevakuasi ular
jenis king koros dengan aman,” ujar Eko Susila.
Meski
sempat memicu kepanikan luar biasa bagi penghuni rumah, ular king koros (Ptyas
carinata) sebenarnya tidak berbisa dan relatif aman bagi manusia. Ular tikus
berukuran besar yang tersebar di Asia Tenggara ini kerap kali salah dikenali
karena tampilannya yang sekilas menyerupai ular king kobra.
Di alam
liar, king koros justru menjadi sahabat para petani karena bertindak sebagai
predator alami untuk menekan hama tikus. Di habitat aslinya, jenis ular ini
diketahui mampu tumbuh memanjang hingga mencapai 3 sampai 4 meter. (dik)
