Petugas melakukan evakuasi dan penangan dampak air sungai
meluap di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Jembrana, Jumat (1/5/2026). (Foto: dik/dok
BPBD Jembrana)
JEMBRANA,
PERSPECTIVESNEWS- Hujan deras yang mengguyur wilayah Jembrana pada Jumat
(1/5/2026) sore memicu luapan sungai di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya. Banjir
setinggi leher orang dewasa merendam jalur alternatif di Banjar Adat
Petangdasa, hingga menyebabkan satu unit mobil terperosok ke dalam genangan.
Kondisi air Sungai Nusasari sebenarnya sempat surut dalam
empat hari terakhir. Namun, intensitas hujan yang tinggi kembali meningkatkan
debit air secara drastis. Minimnya penerangan di lokasi disinyalir menjadi penyebab
pengemudi mobil dari arah timur tidak menyadari bahaya hingga kendaraannya
terperosok.
"Akses jalan terganggu total. Satu unit kendaraan roda
empat terperosok karena jalan tergenang dan gelap," ujar Kepala Pelaksana
BPBD Jembrana, I Putu Agus Arthana Putra, Sabtu (2/5/2026).
Beruntung, warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi
mobil tersebut dengan menggunakan tali. Kejadian ini menambah daftar panjang
insiden di lokasi yang sama, setelah sebelumnya satu unit sepeda motor
dilaporkan hanyut terbawa arus empat hari lalu.
"Tidak ada rumah warga yang terdampak karena lokasi
luapan jauh dari pemukiman," ungkapnya.
Upaya penyedotan air tidak memungkinkan karena volume air
yang terlalu besar. Saat ini, pihaknya telah memasang plang pembatas di kedua
ujung jalan untuk menutup akses bagi kendaraan.
Pihak BPBD bersama perangkat desa terus memantau debit air
secara berkala. Meski saat ini kondisi dilaporkan berangsur surut, masyarakat
diimbau untuk tetap waspada dan mencari jalur alternatif lain demi keselamatan.
"Kami minta warga sementara waktu tidak menggunakan
jalur ini demi menghindari potensi bahaya susulan," pungkas Agus Arthana. (dik)
