Petugas dispatcer sedang melakukan koordinasi dalam pengawasan sistem kelistrikan. (Foto: PLN)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Saat sebagian besar umat
Hindu di Bali berkumpul bersama keluarga untuk melaksanakan persembahyangan dan
merayakan Hari Raya Galungan, ada sosok-sosok yang tetap menjalankan tugas demi
memastikan kehidupan masyarakat berjalan dengan nyaman.
Mereka adalah para petugas dispatcher PLN yang tetap
siaga mengawal sistem kelistrikan selama momen hari raya berlangsung.
Di ruang kendali PLN UP2D Bali, layar-layar pemantauan
sistem kelistrikan terus menyala, menampilkan kondisi jaringan listrik yang
harus diawasi selama 24 jam tanpa henti.
Pada perayaan Galungan tahun ini, tugas tersebut diemban
oleh dua petugas dispatcher PLN UP2D Bali, yakni I Nyoman Sukra
Lestiawan dan I Made Triananda PP.
Keduanya tetap menjalankan tanggung jawabnya mengawasi
sistem distribusi tenaga listrik di Bali saat sebagian besar masyarakat
menikmati momen sakral bersama keluarga.
Bagi keduanya, bertugas pada hari raya bukan sekadar
pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian agar jutaan pelanggan dapat menjalankan
ibadah dan tradisi Galungan dengan nyaman tanpa gangguan pasokan listrik.
Sebagai operator dispatcher, mereka memiliki peran
vital dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Dispatcher bertugas mengatur pola penyaluran tenaga
listrik, memantau kondisi jaringan secara real time, melakukan manuver
sistem apabila terjadi gangguan, mengoordinasikan petugas lapangan, hingga
mengambil keputusan operasional untuk memastikan pasokan listrik tetap andal
dan aman.
Peran tersebut menjadi semakin penting saat hari besar
keagamaan, ketika kebutuhan listrik masyarakat meningkat dan kontinuitas
pasokan menjadi salah satu faktor penunjang kelancaran berbagai aktivitas
ibadah maupun kegiatan sosial masyarakat.
I Nyoman Sukra Lestiawan mengaku telah memahami konsekuensi
profesinya sebagai bagian dari petugas pelayanan ketenagalistrikan.
"Sebagai petugas dispatcher, kami menyadari
bahwa listrik harus tetap tersedia setiap saat, termasuk saat hari raya. Tugas
kami adalah memastikan sistem tetap aman dan andal sehingga masyarakat dapat
beribadah dan merayakan Galungan dengan tenang," ujarnya.
Hal senada disampaikan I Made Triananda PP. Menurutnya,
menjaga keandalan listrik pada hari raya merupakan bentuk pelayanan kepada
masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Tentu ada rasa ingin berkumpul lebih lama bersama
keluarga. Namun kami memahami bahwa pelayanan kelistrikan tidak mengenal hari
libur. Ketika masyarakat dapat menjalankan persembahyangan dengan nyaman, itu
menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami," katanya.
Di balik layar ruang kendali, para dispatcher terus
memantau berbagai parameter sistem melalui teknologi Supervisory Control and
Data Acquisition (SCADA) yang memungkinkan kondisi jaringan listrik di seluruh
Bali terpantau secara langsung.
Dengan dukungan teknologi tersebut, potensi gangguan dapat
dideteksi lebih cepat sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan.
Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra
menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang tetap menjalankan tugas
selama perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan.
"Hari Raya Galungan dan Kuningan merupakan momen yang
sangat sakral bagi masyarakat Bali. Di tengah suasana tersebut, kami tetap
berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat beribadah
dan merayakan hari raya dengan nyaman. Kami mengapresiasi dedikasi seluruh
personel yang tetap siaga, termasuk para dispatcher yang berada di garda
terdepan pengendalian sistem kelistrikan," ujar Petrus.
Ia menambahkan, PLN telah menyiapkan berbagai langkah
pengamanan sistem selama rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan, mulai dari
pemantauan jaringan secara intensif, kesiapan personel siaga, hingga koordinasi
lintas unit untuk mengantisipasi potensi gangguan.
Bagi masyarakat, listrik yang tetap menyala selama hari raya
mungkin terasa sebagai sesuatu yang biasa. Namun di balik nyala lampu yang
menerangi rumah, pura, dan berbagai aktivitas masyarakat, terdapat dedikasi
para petugas yang rela menunda momen bersama keluarga demi memastikan Bali
tetap terang.
Di saat umat Hindu memanjatkan doa dan rasa syukur pada Hari
Raya Galungan, para dispatcher PLN juga menjalankan bentuk pengabdian
mereka sendiri, menjaga agar energi tetap mengalir dan terang tetap hadir bagi
seluruh masyarakat. (lan/pln)
