Hadi Susilo saat ditemui di Mal PGC Pelayanan Publik, Jakarta, Jumat (19/06/2026).
JAKARTA, PERSPECTIVESNEWS- Hadi Susilo (59), seorang
pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), mendatangi layanan yang disediakan
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Mal
PGC Pelayanan Publik, Jakarta, untuk mencari informasi mengenai pengurusan tanah.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan baginya untuk memahami
prosedur, persyaratan, dan layanan pertanahan yang tersedia, utamanya soal Akta
Jual Beli (AJB) dan Sertipikat Hak Milik (SHM).
Sebelum memutuskan mencoba layanan pertanahan, di benak Hadi
Susilo sempat tertanam bahwa urusan pertanahan identik dengan birokrasi rumit
dan biaya yang mahal. Anggapan tersebut membuatnya bertahun-tahun enggan
mencari tahu lebih jauh. Namun, setelah mendengar penjelasan dari petugas
ATR/BPN, kekhawatiran yang selama ini membebaninya pun mulai sirna.
“Mindset saya, ngurus ini kayaknya rumit. Berbelit-belit
birokrasinya, mungkin nanti kalau diurus biayanya juga mahal. Tapi dengan
informasi seperti ini, akhirnya kekhawatiran dan pandangan saya terbuka.
Insyaallah sepertinya tidak sulit ya kalau kita ada waktu menjalani,” ujar Hadi
Susilo saat ditemui di Mal PGC Pelayanan Publik, Jakarta, Jumat (19/06/2026).
Di tengah aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan
tersebut, Hadi Susilo melihat langsung bagaimana layanan publik hadir lebih
dekat dan mudah dijangkau, termasuk untuk menjawab berbagai pertanyaan seputar
pengurusan dokumen tanah.
Baginya, pengalaman itu menegaskan bahwa persoalan utama
yang selama ini dihadapi masyarakat bukan terletak pada sulitnya proses
pengurusan, melainkan minimnya informasi yang membuat banyak orang ragu untuk
memulai.
“Saya sangat bersyukur dengan adanya pelayanan (pertanahan)
di sini, membantu masyarakat yang notabene jarang mendapat informasi atau orang
yang kurang sosialisasi. Kami sendiri sebagai masyarakat kadang kurang tahu
informasi itu ada di mana,” ujarnya Hadi Susilo.
Setelah memahami persyaratan yang diperlukan secara jelas,
Hadi Susilo berencana melanjutkan proses pengurusan tanah miliknya sesuai
arahan yang telah diterima dari petugas layanan pertanahan.
“Iya, insyaallah setelah ini saya mau urus. Persyaratannya
saya penuhi, baru saya akan coba sesuai arahan tadi,” katanya dengan keyakinan
penuh.
Tak hanya mendapat penjelasan mengenai AJB dan SHM, Hadi
Susilo juga baru mengetahui keberadaan aplikasi Sentuh Tanahku yang ternyata
dapat membantu masyarakat mengakses layanan pertanahan secara digital.
Menurutnya, kehadiran layanan dan aplikasi tersebut menjadi jawaban bagi
masyarakat awam yang selama ini merasa jauh dari informasi resmi terkait
pertanahan.
“Saya sebagai warga negara Indonesia berterima kasih dan
bersyukur dengan adanya layanan BPN ini. Sangat membantu masyarakat awam
seperti kami. Dengan adanya aplikasi ini dan tentunya pelayanan seperti di mal
ini, jadi tahu bahwa ternyata semuanya lebih mudah dan sangat membantu kami,”
pungkas Hadi Susilo. (MW/CK)
