Panitia dan atlet Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia 2026 dibantu warga sekitar melakukan bersih-bersih pantai. (Foto: ful)
BADUNG, PERSPECTIVESNEWS – Senin (15/6/2026) pagi buta, puluhan
orang tampak melakukan bersih-bersih sampah di pantai Bali InterContinental
Resort Jimbaran, Kabupaten Badung tempat Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia
2026 dilangsungkan.
Kejuaraan
Renang Perairan Terbuka Asia atau 12th Asian Open Water Swimming (OWS)
Championship, Senin 15 Juni 2026 berakhir, dan menandai berakhirnya event yang
diikuti 127 atlet dan ofisial dari 18 negara Asia itu, panitia penyelenggara
bersama atlet menggelar aksi sosial peduli lingkungan.
Aksi
lingkungan ini tidak hanya diikuti oleh panitia dan para atlet renang tim
Indonesia tetapi juga karyawan Bali InterContinental Resort, warga lokal,
hingga mahasiswa yang jumlahnya sekitar 100 orang. Mereka memadati pesisir
pantai untuk mengumpulkan sampah.
Salah
seorang panitia dan mantan perenang nasional, Soraya Perucha bilang bahwa
dengan gerakan ini diharapkan para atlet renang khususnya di disiplin perairan
terbuka bisa menumbuhkan kebiasaan positif untuk menjaga ekosistem perairan.
“Komitmen
panitia terhadap lingkungan pasca-acara dan harapan agar para atlet memiliki
kepekaan tinggi untuk langsung memungut serta membuang sampah pada tempatnya
setiap kali melihat kekotoran di area perairan,” ujarnya.
Harapan
panitia tersebut disambut baik oleh para peserta. Gusti Ayu Made Nadya
Saraswati, salah satu atlet renang perairan terbuka (OWS) Indonesia yang turun
langsung dalam aksi tersebut, mengamini pentingnya menjaga kebersihan pantai
demi keberlanjutan olahraga ini.
“Dengan
mengikuti aksi bersih pantai ini kita termotivasi bersih sampah pantai dan
peduli alam. Pantai yang bersih memengaruhi kenyamanan serta performa para
perenang OWS”, tambah Nadya.
Apresiasi
terhadap kolaborasi ini juga datang dari pihak akomodasi. General Manager Bali
InterContinental Resort, Bruno Cristol, menyatakan dukungannya terhadap aksi
gotong royong ini.
Pihaknya
mengaku rutin membersihkan area Pantai Jimbaran tersebut karena posisinya yang
berdampingan langsung dengan fasilitas taman Sunset Garden Bali
InterContinental Resort.
Di sisi
lain, ajang 12th Asian Open Water Swimming Championship dan A-STREAM Open Water
Swimming Series 2026 resmi ditutup dengan catatan sukses secara organisasi.
“Walau dari
segi prestasi atlet-atlet Indonesia belum mampu menandingi dominasi kontingen
kuat seperti China, Vietnam, dan Korea Selatan yang menguasai podium, ajang ini
membawa dampak positif yang besar,” kata ketua Harian Pengurus Besar (PB)
Akuatik Indonesia Harlin Erlianto Rahardjo.
“Kejuaraan
ini menjadi ajang bagi atlet Indonesia untuk uji coba dan menambah pengalaman
bertanding dengan atlet-atlet renang hebat di kawasan Asia. Kejuaraan dunia di
rumah sendiri ini dinilai menjadi sarana pembelajaran dan jam terbang yang
sangat berharga bagi para atlet muda Indonesia. Selain memberikan pengalaman
bersaing di level internasional, status Indonesia sebagai tuan rumah memotong
jalur birokrasi dan biaya akomodasi, sehingga ongkos kompetisi jauh lebih murah
bagi pembinaan atlet lokal dibanding harus mengirim mereka bertanding ke luar
negeri,” pungkas Harlin Erlianto Rahardjo. (*)
